Malangtimes

Terungkap, Pembunuh Mahasiswa Unpad Disebut Pernah Coba Bunuh Diri 

Nov 14, 2022 17:05
Mahasiswa Unpad yang dibunuh oleh FA (foto: Twitter)
Mahasiswa Unpad yang dibunuh oleh FA (foto: Twitter)

JATIMTIMES - Media sosial dihebohkan dengan utas salah satu akun Twitter yang membahas soal pembunuh mahasiswa Unpad (Universitas Padjajaran) Bandung pada Jumat (11/11/2022). Ternyata pelaku yang saat ini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian itu pernah melakukan percobaan bunuh diri. 

Dalam unggahan @ardianpancaa itu, dia merasa heran karena habis membunuh orang, pelaku masih bisa bikin cuitan berbunyi 'push rank prison sentence (push rank hukuman penjara)'. 

"Abis ngebunuh orang, masih aja bisa ngetweet beginian. Ni korbannya," tulis akun tersebut sambil menautkan foto korban mahasiswa program Sarjana Terapan FISIP 2018 Universitas Padjadjaran. 

Lebih lanjut, utas itu juga menunjukkan bahwa sekitar dua bulan lalu, pelaku pernah melakukan percobaan bunuh diri. 

"Orang ini pernah coba bunuh diri di Facebook sambil live. Nabrakin diri ke mobil orang yang lagi diem di lampu merah. Selamet eh malah ngebunuh orang sekarang. Brengsek bener. Kira kira 2 bulan lalu lah kejadiannya percobaan bunuh dirinya," tulis akun itu sambil menautkan beberapa bukti dua bulan lalu pernah bunuh diri. 

Tak hanya itu. Akun tersebut juga menerangkan bahwa pelaku ini menganggap dirinya beridentitas gender non-biner. Yaitu istilah untuk menggambarkan seseorang dengan identitas yang tidak mengacu pada perempuan atau laki-laki.

"Gimana ya gua jelasinnya, takut gua, soalnya non -binary," ujar akun tersebut. 

Menurut pemeriksaan penyidik kepolisian, di handphone tersangka juga ditemukan pencarian internet tentang bagaimana cara menghabisi atau membunuh dengan cara cepat dan langsung menyebabkan kematian. 

Motif pembunuhan juga terungkap. Pelaku mengaku kesal lantaran fotonya akan disebarkan oleh korban. Padahal foto yang akan disebar adalah foto penganiayaan yang dilakukan pelaku kepada korban. 

Kronologi kejadian pembunuhan saat pelaku berinisial FA berpura-pura menjadi ojol untuk mengelabuhi warga. Ia datang ke rumah korban di kompleks Gading Tetuka 2, Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pelaku menusuk leher korban beberapa kali dengan pisau dapur. 

Akibat perbuatannya, tersangka FA dijerat pasal 340 tentang pembunuhan berencana, subsider pasal 338 pembunuhan dan atau pasal 351 ayat 3 penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Dengan ancaman hukuman penjara seunur hidup atau hukuman mati. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru