Malangtimes

Ramai Perihal Peniadaan PR Siswa, Dikbud Kota Malang: Masih Evaluasi 

Nov 14, 2022 15:19
Kepala Dikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM, kala melakukan pemantauan ke salah satu sekolah (Dikbud)
Kepala Dikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM, kala melakukan pemantauan ke salah satu sekolah (Dikbud)

JATIMTIMES - Belakangan, ramai perihal isu penghapusan Pekerjaan Rumah (PR) bagi siswa SD- SMP. Sebagaimana diketahui, penghapusan PR ini ramai jadi bahasan setelah Pemkot Surabaya menetapkan kebijakan tersebut bagi jenjang SD hingga SMP. 

Pemkot Surabaya diketahui telah memberlakukan kebijakan penghapusan PR ini sejak 10 November 2022. Lantas, bagaimana dengan Kota Malang? 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang tak ingin latah mengikuti kebijakan dari Pemkot Surabaya itu. Hal itu ditegaskan Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM. 

Dijelaskannya, di Kota Malang masih akan dilakukan evaluasi terkait kebijakan tersebut. Pihaknya tidak gegabah untuk secara aturan atau melalui edaran, memberlakukan kebijakan penghapusan PR diterapkan di Kota Malang.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Mas Kadin ini menjelaskan, saat ini diterapkan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka, saat ini bukan murid yang mengikuti guru, namun guru yang mengikuti murid. 

Dengan kurikulum tersebut, bisa saja peniadaan PR diberlakukan, namun proses evaluasi imbas atau dampaknya tetap perlu diperlukan.

"Kami tak gegabah untuk meniadakan itu langsung," kata Suwarjana saat ditemui di MCC Kota Malang, Senin (14/11/2022).

Meskipun bila nantinya memang ke arah penghapusan PR, namun tentu hal tersebut tak serta merta langsung ditiadakan. Perlu ada pengganti PR yang tetap dapat  menjaga kualitas siswa. 

Bisa saja, dalam aplikasinya PR setiap individu ditiadakan, namun diganti dengan PR kelompok. Dengan memberikan PR yang bersifat kelompok, mendorong siswa untuk memiliki karakter kerja sama atau teamwork siswa hingga membentuk dan memperkuat kepercayaan diri siswa.

"Selian itu, juga bisa mendorong siswa memiliki karakter saling menghargai, peningkatan komunikasi siswa dengan publik atau dengan sesama lebih baik, termasuk juga memupuk kepercayaan diri siswa," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru