Malangtimes

Kandang Ayam di Kepanjen Terbakar, Sebabkan Kerugian Rp 90 Juta

Nov 14, 2022 13:49
Petugas Damkar Kabupaten Malang saat berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi di sebuah kandang peternakan ayam yang ada di Kecamatan Kepanjen. (Foto: Damkar Kabupaten Malang for JatimTIMES)
Petugas Damkar Kabupaten Malang saat berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi di sebuah kandang peternakan ayam yang ada di Kecamatan Kepanjen. (Foto: Damkar Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Insiden kebakaran terjadi di tempat kandang peternakan ayam yang berlokasi di Dusun Randu Agung, Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (13/11/2022) tengah malam.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang menduga, penyebab kebakaran di tempat kandang ayam milik warga setempat bernama Sutomo (60) tersebut, dipicu karena adanya korsleting listrik.

"Sementara ini kami menduga indikasi sumber api disebabkan karena korsleting listrik," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Malang, Goly Karyanto saat dihubungi Jatim Times, Senin (14/11/2022).

Goly menjelaskan, peristiwa kebakaran di sebuah kandang ayam tersebut, terjadi pada Minggu (13/11/2022) malam. Yakni pada kisaran pukul 21.30 WIB.

Semula, korban beserta warga setempat yang mengetahui adanya kebakaran, sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun hingga satu jam kemudian, api tak kunjung padam.

Hingga akhirnya kejadian inipun dilaporkan ke Damkar Kabupaten Malang. "Kami mendapat laporan sekitar pukul 22.38 WIB, saat itu juga mobil pemadam beserta anggota kami kerahkan ke lokasi kejadian," imbuh Goly.

Sedikitnya, ada empat unit mobil pemadam kebakaran serta tujuh orang relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dan Tagana, yang turut dilibatkan dalam insiden kebakaran tersebut.

"Sekitar dua jam setelah kejadian, kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan," terang Goly.

Pihaknya menyebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka atas insiden kebakaran yang terjadi di kandang ayam tersebut. Namun demikian, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta.

"Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp 90 juta," kata Goly mengakhiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru