Malangtimes

Rawat Ingatan, Aremania Taruh Keranda Hitam di Bundaran Tugu Kota Malang

Nov 12, 2022 18:35
Keranda hitam yang terlihat di sebagian sisi bundaran Tugu Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Keranda hitam yang terlihat di sebagian sisi bundaran Tugu Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Aremania terus menuntut keadilan bagi 135 suporter yang tewas pada tragedi Stadion Kanjuruhan 1 Oktober 2022. Untuk memperjuangkan tuntutan tersebut, Aremania pun menaruh keranda hitam yang diberi foto para korban di bundaran Alun-alun Tugu Kota Malang.

Koordinator aksi Arif Setiawan (38) membenarkan bahwa keranda hitam itu ditaruh melingkar pada bundaran Alun-alun Tugu Kota Malang. Hal tersebut sebagai pengingat ratusan nyawa yang melayang dalam tragedi kemanusiaan.

“Yang pasti kami menaruh keranda keranda disini setelah aksi kemarin sebagai pengingat untuk warga Malang Raya bahwa pada 1 Oktober 2022 lalu telah terjadi tragedi besar yang menimpa Aremania. Ada 135 korban meninggal saat itu,” kata Arif, Sabtu (12/11/2022).

Arif menjelaskan bahwa tujuan utama memasang keranda tersebut untuk menjaga semangat perjuangan Aremania dan warga Malang Raya. Terlebih untuk mengawal kasus tragedi Kanjuruhan.

“Karena ini masalah kemanusiaan, kami berharap semua ikut mendukung kita dalam permasalahan ini. Kami menuntut keadilan bagi para korban ini agar benar benar tercapai. Saya harap ini akan tetap selalu disini. Ini sebagai pengingat dan penyemangat. Karena yang meninggal tentu butuh doa dan yang selamat butuh keadilan,” ujar Arif.

Beberapa foto di keranda yang terpasang di antaranya dibawa keluarga untuk dipasang di rumah. Sehingga dia memastikan foto itu tidak hilang diambil orang tetapi dibawa keluarga usai aksi turun ke jalan pada Kamis, 10 November 2022 silam. Selain itu, beberapa pigura dipasang hanya dengan nama tanpa foto korban karena keluarga tidak berkenan.

“Ke depan kami akan tetap melakukan tuntutan melalui jalur hukum. Jika tidak terpenuhi, bukan tidak mungkin nantinya kami akan bergulir dengan aksi-aksi kami selanjutnya,” tutur Arif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru