Malangtimes

Dirwasrikhal BPJS Kesehatan Bertemu Civitas Hospitalia RSUD Saiful Anwar, Update Isu Kebijakan JKN

Nov 11, 2022 16:19
Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga (Dirwasrikhal) BPJS Kesehatan Mundiharno saat memberikan sambutan dalam pertemuan dengan civitas hospitalia RSUD Saiful Anwar Malang, Kamis (10/11/2022). (Foto: Dok. Humas BPJS Kesehatan Cabang Malang for JatimTIMES)
Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga (Dirwasrikhal) BPJS Kesehatan Mundiharno saat memberikan sambutan dalam pertemuan dengan civitas hospitalia RSUD Saiful Anwar Malang, Kamis (10/11/2022). (Foto: Dok. Humas BPJS Kesehatan Cabang Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga (Dirwasrikhal) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Mundiharno melakukan pertemuan dengan jajaran civitas hospitalia RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk update isu kebijakan terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Mundiharno yang hadir sebagai narasumber dalam Workshop Current Issues Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini menyampaikan, kegiatan tersebut perlu dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas pelayanan yang diberikan kepada peserta Program JKN.

"Saat ini sudah banyak penduduk Indonesia yang memiliki jaminan kesehatan, hal ini berarti semakin banyak penduduk yang terlindungi dari sisi finansial juga. Terlebih lagi per Oktober 2022, cakupan kepesertaan Program JKN sudah mencapai 89,28% dari total jumlah penduduk atau 245, 8 juta jiwa," ungkap Mundiharno.

Pihaknya menjelaskan tolak ukur sistem kesehatan dapat dianggap berjalan efektif salah satunya apabila pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan berkualitas. Melayani peserta Program JKN sangat signifikan dengan konteks melindungi seluruh penduduk Indonesia. 

Untuk itu diperlukan dukungan dan kolaborasi yang efektif antara BPJS Kesehatan dengan seluruh mitra maupun pemangku kepentingan. Salah satunya di wilayah Malang Raya untuk pelayanan kesehatan maksimal kepada para peserta Program JKN. 

Di momen yang sama, Mundiharno mewakili jajaran direksi BPJS Kesehatan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh RSUD dr Saiful Anwar Malang terhadap penyelenggaraan Program JKN, serta pelayanan terbaik kepada para peserta Program JKN. 

Mundiharno pun sangat berharap, agar dalam pemberian pelayanan kesehatan tidak terdapat diskriminasi atau perbedaan pelayanan antara pasien umum maupun pasien yang merupakan peserta Program JKN. 

"Selain itu, kami juga berharap RSUD dr Saiful Anwar Malang dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan serta mempercepat antrean yang dapat dilakukan dengan optimalisasi bridging antrean online," ujar Mundiharno.

Lebih lanjut, Mundiharno menjelaskan, bahwa saat ini Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) sedang menggagas Naskah Akademik (NA) Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) JKN sebagai kajian dalam menyusun Peraturan Perundang-undangan Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Nantinya, kebijakan KRIS tersebut akan memastikan standarisasi dalam kualitas pelayanan baik dalam konteks keamanan maupun kenyamanan terhadap pasien.

"Saat ini, KRIS masih dalam tahap pembahasan. Kami berharap untuk persiapan implementasi KRIS sesuai dengan PP Nomor 47 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan, fasilitas kesehatan dapat memenuhi 12 kriteria rumah sakit rawat inap standar," jelas Mundiharno.

Sementara itu, Dewan Pengawas RSUD dr Saiful Anwar Malang Mas'ud Said menyampaikan, saat ini pemerintah sudah sangat sistematis, masif dan terstruktur dalam hal jaminan kesehatan untuk penduduk Indonesia. 

Hal ini dibuktikan dengan tercapainya Universal Health Coverage (UHC), di mana cakupan kepesertaan tersebut yang terbesar di dunia. Ia juga berharap informasi-informasi terkini terkait Program JKN yang disampaikan dapat dipahami oleh seluruh unit-unit di RSUD dr Saiful Anwar Malang.

"Saya berharap dengan adanya workshop ini, kita dapat memahami informasi serta isu-isu terkini terkait Program JKN, sehingga informasi maupun strategi yang didapatkan bisa kita implementasikan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN," ucap Mas'ud.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD dr Saiful Anwar Malang Kohar Hari Santoso menyampaikan komitmennya sebagai rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta Program JKN.

"Kami ucapkan terima kasih atas perkenan dari Bapak Mundiharno untuk menjadi narasumber dalam kegiatan workshop hari ini. Tentunya kami akan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN. RSUD terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan salah satunya melalui akreditasi tingkat internasional," tandas Kohar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru