Malangtimes

Korsleting Listrik, Rumah Warga di Malang Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Nov 11, 2022 15:59
Ilustrasi kebakaran rumah di Malang. (Foto dari internet)
Ilustrasi kebakaran rumah di Malang. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Kepulan asap yang disusul kobaran api yang berasal dari salah satu bangunan yang berada di belakang Pasar Buah Dinoyo sempat menghebohkan warga sekitar. Pasalnya, kepulan asap tersebut kemudian disusul kobaran api yang begitu besar membakar rumah warga yang berada di Jalan Bukit Sari Gang VIII Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (11/11/2022) pagi.

Diketahui, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tadi. Awalnya, salah satu warga melihat kepulan asap. Kemudian, ia mencari sumber asap tersebut dan ternyata kepulan asap dan kobaran api itu berasal dari rumah milik Imam Chanafi.

Melihat kobaran api itu warga setempat berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Sembari memadamkan api itu, warga yang lain melaporkan kebakaran itu ke UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang.

Kepala UPT PMK Kota Malang Teguh Budi Wibowo mengatakan, usai mendapat laporan itu pihaknya langsung bergerak ke lokasi kejadian. "Mendapat laporan tersebut, kami langsung menerjunkan tujuh personel dengan dua unit armada truk pemadam kebakaran," ujarnya.

Setelah sampai di lokasi kebakaran, petugas langsung melakukan sterilisasi area untuk menghentikan api agar tak merambat pada bangunan yang lainnya. "Setelah titik api berhasil kami ketahui, petugas langsung melakukan pemadaman di objek yang terbakar. Dan dalam waktu sekitar 30 menit, kebakaran dinyatakan berhasil dipadamkan," terangnya.

Beruntungnya dalam insiden kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, Teguh mengatakan, pemilik rumah tersebut mengalami kerugian cukup besar akibat kebakaran tersebut. Teguh memperkirakan Imam Chanafi mengalami kerugian sebesar Rp 100 juta.

"Untuk hasil assesmen yang kami lakukan, diperkirakan kerugian materi mencapai Rp 100 juta. Dan hasil dari pengecekan di lokasi kejadian, api diduga muncul akibat adanya korsleting listrik," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru