Akp Nunung (kanan) menunjukan barang bukti uang sebesar Rp 1.208.000 hasil penipuan yang dilakukan MK (43) kepada korbannya A (20). (Foto: tania/malangtimes)
Akp Nunung (kanan) menunjukan barang bukti uang sebesar Rp 1.208.000 hasil penipuan yang dilakukan MK (43) kepada korbannya A (20). (Foto: tania/malangtimes)

MALANGTIMES - MK (43) bapak dengan tiga anak asal Kota Pasuruan Jawa Timur  ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan bermotif pengobatan alternatif.

Kabag Humas Polres Kota Malang, AKP Nunung Anggraeni menjelaskan, tersangka menipu korbannya A (20) dengan berpura-pura sebagai 'orang pintar' yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit dengan pengobatan alternatif.

"Alih-alih sembuh, korbannya justru dicabuli dan dimintai sejumlah uang. Total uang yang diminta tersangka mencapai Rp 8,9 juta," kata Nunung.

Menurut Nunung, tersangka yang pekerjaannya sebagai kuli bangunan ini sudah pernah melakukan penipuan seperti ini sebelumnya.

Sebab, cara tersangka menyakinkan korbannya dengan membawa batu-batuan yang dinilai sebagai alat pengobatan. "Korban membawa batu-batu saat bertemu korban batu-batu itu ditunjukan," ujar Nunung.

Tersangka berhasil diringkus saat ingin melanjutkan aksi jahatnya tersebut kepada korban Rabu (6/1/2016). Karena tindakannya ini, tersangka dikenakan pasal 289 KUHP, dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman 9 dan 4 tahun penjara. (*)