Malangtimes

Sopir Mobil Patroli Polisi Tabrak Lari Ditangkap, Netizen Tak Percaya Pengemudi Bukan Anggota 

Nov 10, 2022 10:29
Tampang sopir mobil patroli polisi yang tabrak lari ternyata driver ekspedisi bukan anggota polisi (foto: @memomedsos)
Tampang sopir mobil patroli polisi yang tabrak lari ternyata driver ekspedisi bukan anggota polisi (foto: @memomedsos)

JATIMTIMES - Sopir mobil patroli polisi yang tabrak lari di Kota Parepare sudah ditangkap. Sopir mobil patroli polisi diketahui ternyata bukan anggota kepolisian, namun pekerja di salah satu ekspedisi pengiriman. 

Akun @memomedsos mengunggah kabar ditangkapnya sopir mobil patroli polisi yang tabrak lari, pada Kamis (10/11/2022). 

Bukannya memberikan apresiasi kinerja kepada kepolisian, namun netizen malah tak percaya jika pelakunya bukan polisi. Dari komentar netizen itu nampak kepercayaan publik terhadap institusi polisi semakin menurun. 

"Lah kalau mobil baru biasanya diantar pakai Transporter (mobil besar yg buat antar mobil) harusnya, masa iya diantar langsung sama sopir yang bukan anggota... Gak masuk akal, tapi kalau masuk dengkul mungkin percaya... Coba cek CCTV rumah warga sekitar yang tampak depan, biar gak ada yang dikambing hitamkan," @thenov***. 

"Polisi Polisi Nasibmu kini, saya tanya anak anak murid saya Alhamdulillah tak satupun berniat menjadi polisi," @andhiarist***.  

"Masa iya mobil polisi yg mengemudi bukan polisi . Emang boleh?," @novitadwilesta***. 

"Belajar jadi kasus sambo, terkait gedung kejagung, yg salah yaa tukang bangunan wkwk," @dhimassa***. 

"Kukira di film ajah ada pameran pengganti. Di dunia nyata juga ada ya," @nur.ihsa***. 

Diketahui sebelumnya, rekaman CCTV kecelakaan antara mobil patroli polisi melaju dengan kecepatan tinggi, kemudian menyeruduk pengendara motor hingga terjatuh. Bukannya berhenti, mobil patroli itu malah pergi usai menabrak pengendara motor. Padahal pemotor nampak terjatuh di tengah jalan. 

Pada Rabu (9/11/2022), sopir mobil patroli polisi yang tabrak lari tersebut ditangkap. Sopir yang bernama isak (59) adalah pekerja di salah satu ekspedisi. 

Kapolres Parepare AKBP Andiko Wicaksono menjelaskan sopir tersebut bukan dari anggota kepolisian. Isak disebut driver dari ekspedisi yang akan mengantarkan pengadaan mobil patroli itu ke suatu daerah. 

"Mobil tersebut memang pengadaan kendaraan dinas yang statusnya dalam proses pendistribusian dari Mabes Polri," kata Andiko, dilansir Tribunnews. 

Sehingga dijelaskan Andiko bahwa mobil dinas tersebut masih dalam penguasaan pihak ekspedisi, yaitu PT Trans Anugrah Ekspresindo. 

"Saat terjadi kecelakaan tersebut drivernya kebetulan bukan anggota Polri. Jadi itu memang driver yang ditunjuk oleh pihak ekspedisi," jelasnya. 

Hasil penyidikan menyebutkan, Isak kabur (tabrak lari) karena takut dengan massa di lokasi kejadian kecelakaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru