Malangtimes

Solidaritas Jelang 40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Paguyuban Balitara Nusantara Jalan Kaki ke Stadion Kanjuruhan

Nov 08, 2022 16:56
Rombongan Paguyuban Balitara Nusantara usai doa bersama di Halaman Stadion Kanjuruhan.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Rombongan Paguyuban Balitara Nusantara usai doa bersama di Halaman Stadion Kanjuruhan.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES- Sebanyak 10 orang yang tergabung dalam Paguyuban Balitara Nusantara melakukan aksi Long March dari Blitar menuju Stadion Kanjuruhan, Kepanjen Kabupaten Malang, Selasa (8/11/2022). Aksi long march tersebut dilakukan untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan menjelang hari ke 40 peristiwa itu terjadi. 

"Kita murni menjelang 40 hari Tragedi Kanjuruhan, istilahnya kami nyumbang doa. Setelah dulu waktu 7 hari kita tahlil dan doa bersama di Alun-Alun Kabupaten Blitar, hari ke 40 ini kami jalan kaki dari Blitar ke Kanjuruhan," jelas koordinator aksi, Doni Indradi di Stadion Kanjuruhan, Selasa (8/11/2022). 

Doni mengatakan, ia bersama 9 rekannya berangkat dari Alun-Alun Kabupaten Blitar sejak pukul 06.00 WIB. Dan langsung menuju ke Stadion Kanjuruhan yang berjarak kurang lebih sejauh 51 kilometer. 

Pantauan di lokasi, rombongan mulai diketahui berjalan beriringan di sekitar Jalan Panji, Kepanjen Kabupaten Malang. Mengenakan pakaian serba hitam bergambar pita duka dan logo Arema. Sambil membawa bendera merah putih, rombongan ini berjalan setapak demi setapak. 

Mendekati Stadion Kanjuruhan, rombongan disambut hujan deras. Berteduh beberapa saat di area pertokoan, rombongan lantas melanjutkan perjalanan. Meski harus melewati beberapa titik yang tergenang banjir, rombongan tetap melanjutkan perjalanannya. 

Sekitar pukul 14.39 WIB, rombongan tiba di area Stadion Kanjuruhan. Setibanya di Stadion Kanjuruhan, paguyuban yang terdiri dari unsur budayawan dan seniman ini langsung menuju Patung Tegar Jawara untuk berkirim doa sambil tabur bunga. 

"Bentuk sumbangsih kami, sumbangsih tirakat dengan jalan kaki. Harapan, kami dari lingkar budayawan, kita khusus ke korban, kita yakin korban yg disini penuh pengharapan. Kalau untuk kasusnya monggo yang berwenang, dan saya yakin alam punya pengadilannya sendiri," jelas Doni. 

Doni mengatakan, aksi Long March yang dilakukan akan dilanjutkan dengan menggelar doa bersama di Gate 13 Stadion Kanjuruhan. Gerbang menuju stadion yang disebut menjadi lokasi paling banyak memakan korban pada peristiwa memilukan itu. "Rencananya kita habis Maghrib doa di Gate 13, baru istirahat seperlunya lalu balik ke Blitar," pungkas Doni. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru