Malangtimes

Lebah dan Ular Masih Mendominasi, Sehari Ada 2 Laporan Evakuasi Satwa Liar di Kabupaten Malang

Nov 08, 2022 12:00
Petugas saat mengevakuasi salah satu ular yang masuk ke rumah warga. (Foto: Damkar Kabupaten Malang for JatimTIMES)
Petugas saat mengevakuasi salah satu ular yang masuk ke rumah warga. (Foto: Damkar Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Satwa liar masih sering meneror warga Kabupaten Malang. Bahkan dalam beberapa hari belakangan ini sedikitnya ada tiga permintaan evakuasi satwa liar, yang ditangani oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang.

"Beberapa hari ini permintaan evakuasi satwa liar kembali marak terjadi. Terutama permintaan untuk mengevakuasi sarang lebah dan ular," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Malang, Goly Karyanto saat dihubungi Jatim Times, Selasa (8/11/2022).

Terbaru pada Senin (7/11/2022) Damkar Kabupaten Malang mendapat laporan animal rescue untuk mengevakuasi sarang lebah. Lokasinya di salah satu rumah warga yang ada di Desa Sitiarjo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

"Kemarin malam tiga anggota kami melakukan evakuasi sarang lebah madu di Wagir," ungkap Goly.

Sehari sebelumnya, Damkar Kabupaten Malang mendapat dua laporan permintaan evakuasi satwa. Yakni berupa evakuasi sarang lebah dan ular.

Pertama, laporan animal rescue berupa evakuasi sarang lebah madu terjadi di salah satu rumah warga yang ada di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Laporannya pada Minggu (6/11/2022).

"Ada 3 personel yang kami kerahkan untuk mengevakuasi sarang lebah yang sering mengganggu aktifitas warga. Sekitar 2 jam, petugas berhasil mengevakuasi sarang lebah di Wagir tersebut," terang Goly.

Di saat bersaman, petugas Damkar Kabupaten Malang juga melakukan animal rescue penanganan evakuasi ular. Kejadiannya di salah satu rumah warga yang ada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Selain sarang lebah, di saat bersamaan kami juga mendapat laporan permintaan evakuasi ular kopi yang masuk ke dalam rumah warga," imbuh Goly.

Diketahui, ular spesies Coelognathus flavolineatus tersebut semula sempat masuk kedalam rumah warga yang diketahui bernama Franky Johanes. Penghuni rumah beserta warga setempat sempat memburu satwa pemangsa tikus tersebut.

Namun, saat hendak ditangkap oleh warga, ular yang identik berwarna coklat gelap tersebut, justru sembunyi di dalam kamar mandi. Lantaran dianggap berbahaya meskipun dikabarkan tidak berbisa, kejadian itupun akhirnya dilaporkan ke petugas Damkar Kabupaten Malang.

"Setelah 2 jam melakukan pencarian, anggota kami sejumlah tiga orang yang dikerahkan ke lokasi akhirnya berhasil mengamankan ular yang masuk ke rumah warga tersebut," ungkap Goly.

Sebagaimana yang telah diberitakan, merujuk pada data yang dihimpun Damkar Kabupaten Malang, hingga akhir Oktober 2022 total sudah ada 111 permintaan evakuasi satwa liar. Mayoritas adalah permintaan evakuasi satwa berupa ular dan lebah.

Jika dibandingkan dengan laporan penanganan kebakaran, di tahun 2022 Damkar Kabupaten Malang lebih banyak mendapat laporan evakuasi satwa liar ketimbang penanganan kebakaran. Bahkan, datanya terpaut cukup jauh.

"Pada tahun 2022 laporan permintaan evakuasi satwa liar lebih mendominasi dari pada pemadaman kebakaran. Datanya terpaut cukup jauh, permintaan evakuasi satwa ada 111 sedangkan laporan kebakaran yang sudah kami tangani ada 59 insiden" tutup Goly.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru