Malangtimes

LPSK Tolak Sidang Gabungan Bharada E, Hingga Mengirim Surat untuk Hakim

Nov 07, 2022 07:41
LPSK siap lindungi Bharada E dalam sidang gabungan nanti. (Foto dari internet)
LPSK siap lindungi Bharada E dalam sidang gabungan nanti. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Sidang lanjutan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu akan digabungkan dengan terdakwa lainnya, yakni Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf. 

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengirimkan surat kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan penggabungan itu.

Pengiriman surat itu dilakukan untuk hakim bisa mempertimbangkan kembali adanya sidang gabungan tersebut mengingat posisi Bharada E sebagai justice collaborator.

"Kami berkirim surat kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan supaya tidak digabung mengingat posisi Richard Eliezer selaku justice collaborator," kata Susi kepada wartawan, Minggu (6/11/2022).

Lebih lanjut Susi berharap agar sidang tersebut tidak jadi digabung, namun jika tetap digabung pihaknya siap untuk melindungi Bharada E.

"Intinya sih kami berharap untuk tidak digabung, tapi kan memang majelis hakim yang menentukan dan memimpin jalannya persidangan. Meskipun ini digabung, LPSK selalu siap untuk melindungi Richard, baik secara fisik maupun menyiapkan mentalnya," ungkap Susi.

Sidang gabungan tersebut akan dilaksanakan nanti, Susi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan orang untuk melindungi Brada E.

"Kami tidak bisa sampaikan berapa orang karena rahasia, tapi kami sudah siapkan personel dengan kemampuan dan jumlah yang cukup untuk melindungi Richard," tuturnya.

Sebelumnya, melalui kuasa hukumnya, Ronny Bharada E mengaku sudah siap untuk dipertemukan dengan para terdakwa lainnya.

"Klien saya sudah sampaikan siap bertemu RR (Ricky Rizal) dan Kuat Ma'ruf (KM)," kata Ronny kepada wartawan, Minggu (6/11).

Lebih lanjut Ronny mengatakan pihaknya selalu menghormati keputusan majelis hakim, untuk itu ia mengatakan pihaknya akan kooperatif dalam menjalankan sidang nanti.

"Kita prinsipnya siap dan kita menghormati kebijakan majelis hakim menggabungkan sidang bersama KM, dan RR. Setiap proses persidangan dari awal Bharada E kooperatif dan kita tim penasihat hukum menghargai sikap dari Bharada E," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru