Malangtimes

Tahun 2022, Musibah Angin Kencang Marak Terjadi di Kabupaten Malang

Nov 06, 2022 21:55
Kondisi salah satu rumah warga di Kecamatan Pujon paska diterjang angin kencang. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)
Kondisi salah satu rumah warga di Kecamatan Pujon paska diterjang angin kencang. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Selain bencana alam berupa banjir dan tanah longsor, musibah angin kencang dan puting beliung juga marak terjadi di wilayah Kabupaten Malang. 

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, musibah angin kencang sudah terjadi sebanyak 34 kali.

Terbaru, angin kencang menerjang wilayah Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Dikabarkan belasan rumah warga dan bangunan pondok pesantren (Ponpes), mengalami kerusakan di bagian atap bangunan akibat musibah angin kencang yang terjadi pada Sabtu (5/11/2022) tersebut.

"Tercatat ada 13 rumah warga yang mengalami rusak ringan akibat diterjang angin kencang. Selain itu satu bangunan fasilitas umum berupa Ponpes juga mengalami kerusakan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan kepada Jatim Times, Minggu (6/11/2022).

Sebanyak 13 rumah warga dan bangunan Ponpes yang rusak pasca diterjang angin kencang tersebut, berada di Dusun Gerih, Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Yakni di tempat tinggal milik Kariadi dan Siamah warga RT 08 RW 02. Kemudian di rumah Sumawan, Nurkholis dan Sukri warga RT 03 RW 02.

Sementara itu, di RT 09 RW 02 tercatat ada lima rumah warga yang mengalami rusak ringan akibat diterjang angin kencang. Yakni tempat tinggal milik Lukman, Jumailah, Tamam, Mansyur, dan Raseman.

Sedangkan tiga rumah lainnya yang dikabarkan juga terdampak angin kencang, terjadi di RT 10 RW 02. Yaitu di tempat tinggal milik Suwanto, Riono, dan Viki. Selain menerjang belasan rumah warga, satu bangunan Ponpes Andahdliyah juga terdampak musibah angin kencang tersebut.

"Rata-rata rumah warga dan bangunan Ponpes yang terdampak angin kencang mengalami kerusakan ringan. Bagian atap bangunan rusak setelah kejadian," jelas Sadono.

Diperoleh keterangan, sesaat sebelum terjadi musibah angin kencang, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Pujon. Tidak lama kemudian, hujan deras tersebut dibarengi dengan hembusan angin kencang, sebelum akhirnya merusak belasan rumah warga dan atap bangunan Ponpes.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material saja. Saat ini masih dalam assesment dan pendataan terkait berapa total kerugiannya," imbuh Sadono.

Sementara itu, Minggu (6/11/2022) personel gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, anggota Koramil dan Polsek Pujon, jajaran Muspika, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, perangkat desa, serta masyarakat setempat melakukan kerja bakti guna memperbaiki atap bangunan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang.

"Untuk sementara, sebagian rumah warga sempat ditutup menggunakan terpal guna mengantisipasi air masuk saat terjadi hujan," ujarnya.

Sadono menambahkan, musibah angin kencang memang marak terjadi di Kabupaten Malang. Tercatat, sejak awal tahun hingga September 2022, sedikitnya musibah angin kencang telah terjadi sebanyak 34 kali.

"Tahun ini (2022) musibah angin kencang sering terjadi di Kecamatan Pakis dan Jabung. Namun beberapa wilayah lainnya seperti di Kecamatan Karangploso, Singosari, Tajinan, Wajak, hingga Kepanjen juga rawan terjadi musibah angin kencang," tutup Sadono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru