Malangtimes

Beredar Video Panas Kebaya Merah, dr Boyke Beberkan Efek Bahaya Menonton Video Porno

Nov 06, 2022 15:45
Cuplikan pemeran video syur kebaya merah yang saat ini telah viral. (Foto : Istimewa)
Cuplikan pemeran video syur kebaya merah yang saat ini telah viral. (Foto : Istimewa)

JATIMTIMES - Beberapa hari belakangan ini masyarakat khususnya warganet dibuat heboh dengan adanya video panas "kebaya merah". Terkait hal itu, pakar seks dr Boyke Dian Nugraha membeberkan dampak bahaya dari menonton video porno.

Menurutnya, menonton film porno sangat berdampak buruk bagi kesehatan seseorang. Sebab bisa menyebabkan kecanduan dan jika sudah demikian akan sulit untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.

Mirisnya, awal mula dari kecanduan menonton video porno yang bisa berdampak buruk pada kesehatan tersebut, juga bisa diawali dari rasa penasaran. Oleh karena itu, pihaknya mewanti-wanti agar tidak menonton video syur kebaya merah yang sedang viral tersebut.

"Biasanya saat kita menonton video itu (porno), akan muncul rasa jijik. Namun perasaan itu ditutupi oleh suatu sistem di dalam tubuh yang bikin kita tenang dan bahagia," kata dr Boyke sebagaimana yang dilansir dari detikHealth.

Namun demikian, lanjut dr Boyke, hormon kebahagiaan akibat menonton video porno itu efeknya bisa menyebabkan ketagihan. "(Awalnya) mungkin cuma menonton sekali dalam setahun. Kemudian jadi ingin lihat lagi langsung naik jadi sebulan sekali atau bahkan setiap hari," bebernya.

Apabila sudah demikian, seseorang yang telah kecanduan video porno bisa berakibat fatal pada kesehatan dan mental. Diantaranya bisa menyebabkan hilangnya konsentrasi pada diri seseorang. Sehingga akan kesulitan untuk bisa fokus saat beraktivitas.

"Kalau dia orang dewasa atau remaja bisa dilihat konsentrasinya kurang. Kemudian juga menjadi lebih mudah gugup," jelasnya.

Dampak negatif akibat menonton konten porno tersebut, diakui dr Boyke juga ditemukan dari beberapa pasien yang pernah dia tangani selama ini. "Saya beberapa kali menangani pasien itu merasa rendah diri, ada rasa bersalah atau rasa malu," imbuhnya.

Oleh sebab itu, dr Boyke berpesan kepada para orang tua agar terus memantau buah hati mereka. Bahkan bila perlu, jangan segan-segan untuk memberikan pengetahuan seputar pendidikan seks. Sebab jika tidak, dengan semakin berkembangnya teknologi dan era yang semakin modern, membuat remaja saat ini bisa lebih mudah terpapar video porno.

"Itu merupakan tugas bagi para orang tua untuk mengetahui kondisi remaja dan memberi tahu melalui pendidikan seks, karena sekarang kan jarang ada pendidikan seks," imbaunya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru