Malangtimes

Meski Menang Gugatan, 5 Partai Tak Bisa Langsung Lolos di KPU, Berikut Daftar Parpol

Nov 06, 2022 15:06
Logo KPU RI. (Foto: Pinterest)
Logo KPU RI. (Foto: Pinterest)

JATIMTIMES - Lima partai politik telah memenangkan gugatan di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), sayangnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak langsung meloloskannya. Pihak KPU masih tetap melakukan verifikasi administrasi terhadap lima partai tersebut.

Lima partai yang tak langsung diloloskan KPU yakni, Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Partai Republik, Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo), dan Partai Republikku Indonesia.

"Sebenarnya lima partai ini tidak langsung otomatis lolos (verifikasi administrasi)," ungkap Ketua KPU, Hasyim Asy'ari. Hasyim menambahkan, jika akan tetap melaksanakan verifikasi administrasi kepada lima partai itu.

Ya hal tersebut mengikuti putusan yang telah dibuat oleh Bawaslu. Partai-partai tersebut akan mengikuti verifikasi administrasi di KPU. Setelah tahap itu selesai, KPU akan menentukan apakah partai-partai itu layak melanjutkan ke tahap verifikasi faktual.

“Jika lima partai itu sudah melengkapi dokumennya, maka KPU akan melakukan verifikasi ulang. Lalu KPU akan membuat kesimpulan apakah partai itu memenuhi syarat (MS) verifikasi administrasi atau tidak,” tambah Hasyim.

Diketahui sebelumnya, KPU mengembalikan berkas pendaftaran 16 partai politik. Partai-partai itu tidak bisa melanjutkan ke tahap verifikasi administrasi.

Karena itu beberapa partai itu menggugat ke Bawaslu. Bawaslu memutus lima partai politik tersebut dapat mengikuti verifikasi administrasi.

“Memerintahkan termohon untuk menerbitkan berita acara rekapitulasi hasil verifikasi administrasi parpol calon peserta pemilu sesuai dengan hasil verifikasi administrasi perbaikan,” terang Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru