Malangtimes

Tempat Percetakan di Dau Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 100 Juta

Nov 04, 2022 18:27
Petugas Damkar Kabupaten Malang saat melakukan pengecekan di lokasi kebakaran yang beralamat di Kecamatan Dau, guna memastikan api benar-benar padam. (Foto : Damkar Kabupaten Malang for Jatim TIMES)
Petugas Damkar Kabupaten Malang saat melakukan pengecekan di lokasi kebakaran yang beralamat di Kecamatan Dau, guna memastikan api benar-benar padam. (Foto : Damkar Kabupaten Malang for Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Sebuah tempat percetakan sekaligus penerbit yang berlokasi di Jalan Raya Apel, Dusun Semanding, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang mengalami insiden kebakaran, Jumat (4/11/2022).

Hingga kini petugas masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di PT Literindo Berkah Karya tersebut. "Indikasi sumber api sementara ini masih belum diketahui, masih dalam proses penyidikan pihak kepolisian," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Malang, Goly Karyanto.

Berdasarkan data yang dihimpun petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang, pemilik tempat percetakan yang mengalami insiden kebakaran tersebut bernama M Kholis warga Jalan Raya Jatikerto, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

Sementara itu, insiden kebakaran yang terjadi di tempat usaha percetakan milik pria 40 tahun itu, terjadi pada kisaran pukul 13.20 WIB. "Sesaat setelah mendapatkan laporan adanya kebakaran, anggota beserta tiga unit mobil Damkar kami kerahkan ke lokasi kejadian," terang Goly.

Di sisi lain, warga beserta karyawan PT Literindo Berkah Karya yang mengetahui adanya kebakaran, langsung bergegas memadamkan api dengan peralatan seadanya. Tidak lama kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan.

"Setibanya di lokasi kejadian api sudah dipadamkan oleh karyawan dan warga setempat. Anggota kami tinggal melakukan pembasahan guna memastikan api benar-benar padam," ujar Goly.

Dari data yang dihimpun Damkar Kabupaten Malang, kerugian akibat terbakarnya tempat percetakan yang berukuran sekitar 4 x 7 meter tersebut, ditaksir mencapai ratusan juta.

"Tidak ada korban luka maupun yang meninggal dunia, hanya kerugian material saja. Kurang lebih (kerugian material) mencapai Rp 100 juta," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru