Malangtimes

Ini Motif Pelaku yang Ingin Bunuh Mantan Perdana Menteri Imran Khan namun Gagal

Nov 04, 2022 13:43
Satu pelaku penembakan Imran Khan berhasil ditangkap polisi. (Foto dari internet)
Satu pelaku penembakan Imran Khan berhasil ditangkap polisi. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Mantan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan telah tertembak oleh sosok yang tidak dikenal.

Salah satu pelaku tewas ditempat usai ditembak oleh aparat keamanan Pakistan. Sedangkan satu orang lainnya berhasil ditangkap dan digiring ke kantor polisi.

Setelah dibawa ke kantor polisi dan diinterogasi, pemuda tersebut mengaku ingin membunuh karena percaya bahwa eks PM Pakistan Imran Khan menyesatkan orang.

"Saya melakukan ini karena dia menyesatkan orang. Saya tidak tahan. Saya telah memutuskan untuk melakukan ini pada hari dia memulai unjuk rasa," ujarnya.

Menurut sang pelaku, dirinya datang hanya untuk membunuh Imran Khan dan tidak berniat membunuh orang lain.

"Saya datang hanya untuk membunuh Imran Khan," kata tersangka penembak, di depan kamera.

Sebelumnya, dalam insiden penembakan Imran Khan tersebut, seorang warga dilaporkan tewas dan 6 lainnya terluka akibat tembakan yang meleset itu.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa rencananya untuk membunuh Imran Khan tersebut murni idenya sendiri dan tidak ada campur tangan orang lain di belakangnya.

"Tidak ada seorang pun di belakang saya, tidak ada yang bersama saya," sambungnya.

Sebagai informasi, Imran Khan selamat dari rencana pembunuhan tersebut, ia hanya mengalami luka di bagian kaki kanannya.

Selama beberapa hari sebelum penembakan, Imran Khan telah berpawai dengan menaiki sebuah truk beratap terbuka. Dia berpidato kepada banyak orang di sepanjang jalan yang berisi protes anti-pemerintah.

Kejadian tersebut terjadi saat Imran Khan memimpin pawai sejak Jumat dari Lahore menuju ibu kota, Islamabad. Ia berkampanye untuk digelarnya pemilihan umum secepatnya setelah digulingkan dari jabatan pada April.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru