Malangtimes

FEB Unisma Gelar Program Digital Marketing Practitioner Course Batch 2, Perkuat Karakter 4.0 Bagi Mahasiswa

Nov 04, 2022 12:28
Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi, Sertifikat Kompetensi Digital Marketing oleh Dekan FEB Unisma secara simbolis kepada 10 Perwakilan Peserta Ujian Sertifikasi Digital Marketing (Ist)
Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi, Sertifikat Kompetensi Digital Marketing oleh Dekan FEB Unisma secara simbolis kepada 10 Perwakilan Peserta Ujian Sertifikasi Digital Marketing (Ist)

JATIMTIMES - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) terus berkomitmen dalam mencetak lulusan yang bukan hanya sekadar sarjana. FEB Unisma mendorong dan terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan yang berdaya saing guna menghadapi Revolusi Industri 4.0.dan Society 5.0. 

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi, bahwa Era R.I 4 dan Society 5.0 menuntut sumberdaya manusia yang adpatif terhadap tuntutan Industri yang bersifat Volatility, Uncertainty, Complexcity dan Ambiguty (VUCA). 

1

"Maka dari itu, kurikulum yang ada di FEB Unisma sebagai jantungnya untuk menghasilkan lulusan yang berdaya saing, harus adaptif dan mampu menciptakan lulusan, sebagaimana keunggulan dari profil lulusan yang ada di masing-masing prodi juga harus memiliki karakter 4.0," tutur Nur Diana SE MSi. 

Lebih lanjut dalam implementasi kerja sama yang diwujudkan dengan terselenggaranya Digital Marketing Practitioner Class batch 2 dan Ujian Sertifikasi Kompetensi berstandar BNSP, LSP Digital Marketing Indonesia diharapkan mampu menjembatani gap yang terjadi antara kebutuhan Industri dengan kompetensi lulusan FEB Unisma.

Diana menyampaikan, bahwa saat ini perkembangan teknologi digital semakin berkembang pesat. Semua aspek kehidupan itu akan terimbas dengan digitalisasi. Bahkan bila melihat di era ini, tiga disrupsi yang melanda dari suatu perusahaan atau kehidupan kita. Yaitu technological disruption, millennial disruption dan pandemic disruption. 

4

"Hal ini harus direspon dengan baik oleh perguruan tinggi sebagai penghasil sumberdaya manusia unngul," jelasnya di tengah-tengah sambutan opening speech di hadapan 800 peserta Sekolah Digital Marketing Bacht 2, yang diselenggarakan atas kerja sama FEB Unisma dan Asosiasi Digital Marketing Indonesia (DIGIMIND), bertempat di Gedung Pascasarjana lantai 7 K.H Abdurrahman Wahid Hall.

Pihaknya optimis, mata Kuliah Digital Marketing diampu oleh dosen dan praktisi semua mengajar sebanyak 14 kali pertemuan dalam kelas yang berbeda. Namun berpegang teguh pada kurikulum yang disusun, yang memenuhi kebutuhan industri karena merupakan hasil tracer studi kepada 2000 perusahaan pengguna lulusan. 

1

"Ini salah satu bentuk keseriusan FEB Unisma dalam  meningkatkan skill mahasiswa agar senantiasa adaptif dan sejalan dengan karakter 4.0," tuturnya.

Kegiatan itu, kemudian dilanjutkan dengan Opening Ceremony digital Marketing Practitioner Class batch yang ditandai pemukulan gong secara virtual oleh Dekan FEB UNISMA, Nur Diana SE MSi, yang didampingi oleh Gusti Alendra, selaku Ketua Bidang Partnership dan Pendidikan Asosiasi Digital Marketing Indonesia dan jajaran pimpinan FEB Unisma.

Dalam acara tersebut juga diberikan Sertifikat Kompetensi Digital Marketing oleh Dekan FEB Unisma secara simbolis kepada 10 perwakilan peserta Ujian Sertifikasi Digital Marketing yang dinyatakan Kompeten. Perlu diketahui pada  acara Digital Marketing Practitioner Class dan Ujian Sertifikasi BNSP Digital Marketing batch 1  yang dinayatakan kompeten sebanyak 510 mahasiswa semester akhir.

Gusti Alendra, selaku Ketua Bidang Partnership dan Pendidikan Asosiasi Digital Marketing Indonesia menjelaskan, kondisi saat ini yang dialami adalah sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan income yang layak dan beberapa profesi yang terancam hilang, sehingga sulitnya berkarir bahkan gaji tidak meningkat. 

Ia juga memberikan gambaran tentang pertumbuhan transaksi E-Commerce di Indonesia, dan menjelaskan mengenai buyer journey yaitu perjalanan pikiran, perasaan, ucapan dan tindakan seseorang  dari tak kenal, tak tau dan tak mau, menjadi kenal, banyak tahu dan mau. 

"Ada lima elemen digital marketing yaitu targeting, konten, distribusi, test and ukur dan re-aunch," jelasnya yang di akhir acar menjelaskan perihal beberapa referensi pengetahuan seputaran digital marketing untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru