Malangtimes

Jelang Autopsi Korban Kanjuruhan, Ini Yang Disiapkan Polres Malang

Nov 03, 2022 19:46
Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana didampingi Kasi Humas Polres Malang Iptu Taufik.(Foto: Istimewa).
Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana didampingi Kasi Humas Polres Malang Iptu Taufik.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Persiapan autopsi korban tragedi Kanjuruhan terus dimatangkan. Kamis (3/11/2022), Polres Malang menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Muspika Wajak untuk memastikan kesiapan pelaksanaan autopsi tersebut. 

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, ada dua fokus pengamanan yang bakal dilakukan jajarannya. Yang pertama yakni fokus pada pelayanan keluarga korban. Dan kedua, fokus untuk memastikan pelaksanaan autopsi berjalan lancar. 

"Yang pertama fokus pada pelayanan bagi keluarga korban atau pemohon. Fokus kedua adalah memastikan tim dokter bisa melaksanakan tugasnya bersama tim penyidik Polda Jatim dengan lancar," ujar AKBP Kholis. 

Untuk pengamanan dalam pelaksanaan autopsi tersebut, Polres Malang khusus menyiapkan hingga 250 personel. Pengamanan dilakukan selayaknya kegiatan pada umumnya. Tentu dengan sejumlah pengaturan, diharapkan proses autopsi berjalan lancar. 

Sejumlah perimeter juga dibuat. Mengingat kegiatan tersebut bersifat spesifik, sehingga memerlukan ketenangan dan kenyamanan bagi semua pihak. 

“Ada penjagaan, pengaturan yang kami sudah susun sedemikian rupa. Agar dari pihak dokter, pihak penyidik, pihak korban, pengawas maupun warga atau aremania yg ingin juga melihat bisa tidak mengganggu proses autopsi,” ujarnya.

Sedangkan untuk lokasi pelaksanaan autopsi, Putu menjelaskan, jika kondisi cuaca memungkinkan, pelaksanaan autopsi akan dilakukan di lokasi pengamanan. Secara teknis hal tersebut ditentukan oleh tim dokter biddokes dan penyidik Polda Jatim. 

Sementara itu, selain persiapan pengamanan, pihaknya juga memastikan kesiapan detil peralatan dan saranan prasarana (sarpras) yang bakal digunakan dalam pelaksanaan autopsi. Terutama agar tidak ada alat yang tertinggal saat Hari H pelaksanaan autopsi. 

"Jadi kita pastikan terus menerus sejak awal minggu ini, kita juga rutin kontak dengan tim dari surabaya ubtuk memastikan kesiapan alat," pungkas AKBP Kholis. 

Sebagai informasi, autopsi korban Tragedi Kanjuruhan diagendakan Sabtu (5/11/22). Ada dua korban Tragedi Kanjuruhan yang akan dilakukan autopsi. Yakni kakak beradik atas nama Natasya Debi Ramadani (16) dan Naila Debi Anggraini (13). 

Kedua korban remaja putri ini, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Autopsi kedua korban ini atas permintaan sang ayah, yakni Devi Athok, warga Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru