Malangtimes

Enggan Berkata Jujur, Suami Susi ART Ferdy Sambo Pinta Istrinya Berkata yang Sebenarnya

Nov 02, 2022 21:32
Susi saat memberikan kesaksiannya pada sidang lanjutan Brada E, Senin (31/10/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Foto: internet)
Susi saat memberikan kesaksiannya pada sidang lanjutan Brada E, Senin (31/10/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Foto: internet)

JATIMTIMES - Susi, Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo berulang kali ditegur dan diancam oleh hakim lantaran dianggap tidak berkata jujur saat memberikan keterangan di sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat.

Berbagai cara telah dilakukan majelis hakim agar Susi bisa berkata jujur. Yang terbaru, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghadirkan suami dari Susi, Kujaeni agar istrinya itu bisa berkata jujur.

Kujaeni mengatakan tidak usah berbohong dan berbicara apa adanya saja. Kujaeni juga mengatakan jika orang tidak jujur maka akan hancur.

"Ya kalau saya ngomong, jangan bohong. Orang itu nggak usah bohong. Apa adanya saja, orang jujur itu penting, kalau orang nggak jujur ya ajur hancurlah," kata Kujaeni di Kabupaten Wonosobo, Rabu (2/11/2022).

Lebih lanjut Kujaeni mengingatkan istrinya agar tidak takut karena ada hukum yang melindunginya. Ia juga mengatakan agar Susi tidak membela siapa-siapa kecuali keluarganya sendiri.

"Tinggal ngomong siapa yang terlibat, nggak usah takut, kan ada hukum. Jujur saja nggak usah takut sama siapa-siapa. Nggak usah bela siapa-siapa, bela anak-anak saja dan keluarga," ujarnya.

Kemudian, Kujaeni juga mengungkap bahwa istrinya itu tidak pernah bercerita soal kasus pembunuhan Brigadir J itu. Ia kemudian berharap agar istrinya tidak terlibat apa-apa dalam kasus ini.

"Harapan saya jangan sampai terlibat yang nggak-nggak. Nggak ikut terlibat permasalahan Pak Sambo. Dan bisa segera pulang, kasihan anak-anak," ujar Kujaeni. 

Sebelumnya, Susi telah mencabut beberapa keterangannya dari BAP sebelumny di sidang Brada E pada Senin (31/10/2022).

Keterangan yang dicabut Susi diantaranya soal anak bungsu Ferdy Sambo yang ternyata anak adopsi. Dalam BAP sebelumnya, Susi mengatakan bahwa anak berinisial A tersebut adalah anak yang dilahirkan oleh Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

Selanjutnya yaitu soal rumah yang dijadikan tempat isolasi. Dalam BAP sebelumnya, Susi juga menyatakan bahwa rumah dinas Sambo di Komplek Polri Duren Tiga memang biasa digunakan untuk isolasi mandiri jika keluarga mereka baru pulang dari bepergian jauh. Namun, dalam persidangan Susi menyatakan isolasi mandiri biasanya dilakukan di rumah Jalan Bangka.

Atas pemberian keterangan palsu itu, Susi diancam akan dilaporkan ke polisi oleh pengacara keluarga alm. Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Bahkan kabarnya Kamaruddin telah melaporkan Susi dengan Pasal 242 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Ayat 1 dan 2.

Ayat 1 telah dilaporkan oleh Kamaruddin ke Bareskrim Polri dengan pasal 317-318 yang mana Susi terancam 7 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru