Malangtimes

Bencana dan Musibah di Kota Batu Selama Oktober Naik Hingga 10 Kali Lipat

Nov 02, 2022 20:28
Salah satu bencana longsor di Kota Batu. (Foto: BPDB Kota Batu)
Salah satu bencana longsor di Kota Batu. (Foto: BPDB Kota Batu)

JATIMTIMES - Bencana dan musibah selama bulan Oktober 2022 mengalami kenaikan hampir 10 kali lipat dibanding bulan September 2022. Dengan bencana yang masih mendominasi adalah tanah longsor.

Dalam data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu selama bulan September 2022 hanya ada 4 kejadian bencana dan musibah. 4 kejadian itu mulai dari kebakaran bangunan, pohon tumbang, dan angin kencang.

Di bulan Oktober tercatat 38 kejadian yang menimpa di Kota Batu. Rinciannya 23 kejadian tanah longsor, 9 kejadian banjir, dan 3 kejadian angin kencang. Lalu ada musibah kebakaran bangunan 1 kejadian dan tanah ambles 2 kejadian.

“Selama bulan Oktober tanah longsor yang mendominasi khususnya di Kecamatan Bumiaji,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu.

Mengingat banyak kejadian bencana ini lantaran masuknya musim hujan. Hujan yang turun di Kota Batu dengan intentitas sedang, hingga lebat sehingga menyebabkan beberapa bencana.

Bencana yang kerap menghampiri di saat musim hujan datang di Kota Batu adalah, tanah longsor, banjir luapan, banjir lumpur, angin kencang, hingga pohon tumbang.

Terlebih rata-rata kejadian bencana berada di kawasan Kecamatan Bumiaji. Kecamatan Bumiaji menjadi daerah paling rawan terjadi bencana lantaran kontur alamnya adalah lereng dan tebing. Kontur topografi alam dan kerapatan vegetasi seperti itu membuat bencana tanah longsor rawan terjadi.

“Kami telah memetakan di sana terdapat 7 potensi bencana. Yang dominan tanah longsor, tanah ambles, plengsengan longsor,” ucap Agung.

Karena itu, BPBD Kota Batu memasang 12 EWS untuk mendeteksi dini adanya longsor. 12 EWS berada di Dusun Jurang Kuali, Lemah Putih, Kekep, Payan, Kungkuk, Punten, Ngebruk, Jantur, Baru Atas, dan Brau Bawah.

Kemudian wilayah kedua, yakni Kecamatan Batu yang terletak di pusat kota juga menjadi kawasan yang rawan bencana longsor dan banjir genangan. Karena di Dusun Sumberejo, Desa Sumberejo Kecamatan Batu rencananya ada dua EWS yang dipasang.

Sementara itu BPBD Kota Batu melalui SK Wali Kota Batu telah menetapkan status siaga bencana mulai 4 Oktober 2022 hingga 30 April 2023.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru