Malangtimes

Ikut Terdampak Banjir, Area Konservasi Penyu di Bajul Mati Direcovery

Oct 31, 2022 20:58
Proses bersih-bersih dan recovery lingkungan BSTC setelah terdampak banjir. (Foto: Istimewa).
Proses bersih-bersih dan recovery lingkungan BSTC setelah terdampak banjir. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Area konservasi penyu di Pantai Bajul Mati ternyata juga turut terdampak bencana banjir yang terjadi pada Senin (17/10/2022) lalu. Lokasi yang lebih dikenal sebagai Bajul Mati Sea Turtle Conservation (BSTC) itu cukup parah terdampak banjir.

Sisa material yang terbawa banjir pada bencana tersebut juga sampai di sekitar BSTC. Selain itu, sampah plastik yang ikut terbawa arus, juga ada yang terhenti di sekitar area konservasi BSTC. Selain itu, area vegetasi di sekitar BSTC juga ada yang terbawa arus. 

"Dalam bencana banjir Malang selatan, Bajulmati juga kena. Kami lakukan recovery, karena, vegetasi di area konservasi penyu terbawa arus. Ada sekitar 160 pohon cemara udang terbawa arus pada banjir 17 Oktober lalu,” ujar Koordinator BSTC, Sutari. 

Ratusan pohon itu terbawa hingga ke muara, atau masyarakat biasanya menyebutnya kondang. Area pertemuan air asin dari laut dan air tawar dari aliran sungai. 

Namun beruntungnya, saat peristiwa itu terjadi, tukik-tukik yang biasanya diselamatkan dan ditetaskan di BSTC, baru saja dilepasliarkan. Sehingga, tidak ada telur-telur penyu yang terkena dampak bencana. 

Saat ini, Sutari bersama tim dibantu dengan relawan fokus untuk melakukan recovery. Termasuk melakukan pembersihan di sekitar area BSTC, dari sampah atau material lain yang terbawa arus. 

Selain melakukan pembersihan, para relawan ini juga melakukan recovery. Yakni dengan melakukan penanaman bakau atau mangrove di beberapa titik. 

"Ini sebagai upaya recovery Bajulmati usai terdampak banjir. Mangrove diharap bisa menjadi kekuatan benteng vegetasi di sekitar area konservasi,” imbuh Sutari.

Upaya pembersihan itu akan terus dilakukan. Termasuk penanaman pohon. Yang dimaksudkan untuk mengembalikan vegetasi, di area yang biasanya digunakan sebagai tempat pendaratan penyu saat bertelur. 

Pasalnya, wilayah di sekitar BSTC, ternyata memang menjadi area yang cukup dikenal sebagai habitat penyu untuk bertelur. Setidaknya ada sebanyak 22 titik pendaratan penyu di area Bajul Mati ini. 

"Ada 22 titik di sini. Pendaratan penyu berikutnya sekitar November Desember. Jumlahnya tidak banyak. Kemungkinan yang mendarat adalah penyu belimbing. Sembari recovery, kami akan terus lakukan patroli,” pungkas Sutari. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru