Malangtimes

Akhir Pekan Ini, Autopsi Anak Devi Athok Dilaksanakan

Oct 31, 2022 20:29
Devi Athok saat menceritakan perjuangannya mencari keadilan bagi kedua anaknya yang meninggal dalam tragedi Stadion Kanjuruhan (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)
Devi Athok saat menceritakan perjuangannya mencari keadilan bagi kedua anaknya yang meninggal dalam tragedi Stadion Kanjuruhan (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Rencana autopsi kepada korban tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 akan dilakukan pada Sabtu (5/11/2022). Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Devi Athok (48) atau ayah dari korban Natasya Deby Ramadhani (16) dan Nayla Deby Anggraeni (13), Imam Hidayat.

Saat ditemui pada aksi damai Aremania, Imam menginformasikan adanya perkembangan proses rencana autopsi. Yakni kepastian autopsi kepada dua anak dari Devi Athok. “Nanti tanggal 5 November (2022), di hari Sabtu jam 9,” kata Imam, Senin (31/10/2022).

Imam memastikannya, saat autopsi dan proses pemeriksaan di laboratorium, pihaknya senantiasa akan mengawal. Sebab, pihaknya tidak ingin adanya permainan untuk mengetahui penyebab kematian dua anak dari Devi Athok.

“Karena bukan hanya eksekusi di pemakaman saja, tetapi setelah di autopsi, kemudian diperiksa di laboratorium mana, itu harus kita kawal,” tegas Imam.

“Nanti kita pada waktu pembacaan hasilnya, kalau nanti hasil autopsi dibawa ke laboratorium yang kita tidak tahu, kemudian tiba-tiba hasilnya mati karena terinjak-injak, celaka kita dong kita, harus kita kawal,” imbuhnya.

Disinggung dimana lokasi untuk melakukan autopsi, Imam menegaskan bahwa proses autopsi akan dilakukan di dekat makam kedua putri Devi Athok. Dari informasi yang diterima media ini, makam kedua anak Devi Athok berada di wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. 

“(autopsi) langsung di TKP, besok saya dipanggil Polda Jatim terkait untuk teknis autopsi bagaimana,” beber Imam.

Sebagai informasi, Devi Athok kembali mengajukan autopsi kepada kedua anaknya yang meninggal akibat tragedi Kanjuruhan. Keberaniannya saat ini kembali muncul lantaran telah didampingi banyak pihak.

Alasan lain Devi Athok mengajukan autopsi karena ia ingin segera mengetahui penyebab utama anaknya meninggal.

Saat ini, Devi Athok didampingi oleh kuasa hukum dari tim advokasi tragedi Kanjuruhan, Imam Hidayat. Devi juga didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru