Malangtimes

KPK Minta Pencekalan Terhadap 6 Tersangka Kasus Dugaan Suap Lelang Jabatan di Bangkalan

Oct 31, 2022 18:27
Keenam tersangka termasuk Bupati Bangkalan di cekal KPK (foto dari internet)
Keenam tersangka termasuk Bupati Bangkalan di cekal KPK (foto dari internet)

JATIMTIMES - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) kembali meminta Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mencegah keenam tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan di Bangkalan, Jawa Timur. Pencekalan tersebut dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan pada keenam tersangka.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin (31/10/2022). "Untuk kebutuhan penyidikan, KPK telah meminta Ditjen Imigrasi untuk melakukan cegah agar tidak bepergian ke luar negeri terhadap enam orang, di antaranya Bupati Bangkalan dan beberapa kepala dinas di lingkungan Pemkab Bangkalan," ujarnya.

Fikri mengatakan pencekalan tersebut berlangsung selama 6 bulan hingga 2023 mendatang dan dapat diperpanjang kembali sesuai kebutuhan penyidikan. Kemudian, Ali berharap agar para tersangka bisa kooperatif saat pemanggilan pemeriksaan nantinya.

"Kami berharap para pihak dimaksud dapat kooperatif memenuhi panggilan penyidik KPK ketika diperlukan keterangannya untuk melengkapi berkas perkara penyidikan ini," tambah Ali.

Sebelumnya, KPK juga telah melakukan pencekalan pada Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron terhitung sejak 13 Oktober 2022 sampai 13 April 2023. Putusan pencekalan tersebut sama dengan putusan yang disampaikan oleh Ali Fikri yaitu untuk kebutuhan penyidikan kasus dugaan suap lelang jabatan yang menyeret namanya itu.

Sebagai informasi, sebelumnya KPK telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka, termasuk Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. "Telah ada beberapa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Sejauh ini ada 6 orang tersangka, namun uraian perbuatan dan pasal yang disangkakan akan kami informasikan secara lengkap tentunya setelah proses penyidikan ini kami anggap cukup," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru