Malangtimes

Pantang Surut Usut Tragedi Kanjuruhan, Aremania Siap Aksi Lagi di Kejari Kota Batu dan Kabupaten Malang

Oct 31, 2022 16:38
Salah satu orator aksi damai Aremania, Anwar (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Salah satu orator aksi damai Aremania, Anwar (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Empat poin tuntunan massa aksi Aremania selain meminta Kejati Jatim mengembalikan berkas kasus tragedi Kanjuruhan, juga meminta agar ada penambahan tersangka. Sebab, hingga saat ini masih ada enam tersangka hasil penyidikan Polda Jatim.

Ratusan orang massa aksi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Senin (31/10/2022). Mereka membawa beberapa tuntunan agar kasus tragedi Kanjuruhan mendapatkan keadilan.

Salah satu orator aksi damai, Anwar menyampaikan bahwa Kejati Jatim saat ini tengah memproses berkas yang diterima dari Polda Jatim. Tapi, berkas tersebut dinilai tidak lengkap atau tidak sesuai fakta sebenarnya. Karena jika nantinya berkas telah dinyatakan P-21, maka kecil kemungkinan adanya penambahan tersangka baru. 

“Maka upaya usut tuntas hanya berhenti di enam tersangka saja,” kata Anwar. 

Di sisi lain, massa aksi juga meminta pada penanganan perkara tersebut juga memasukkan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan direncanakan.

Massa aksi Aremania didepan Kejari Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Dalam hal ini, massa aksi meminta agar hukum benar-benar ditegakkan seadil-adilnya. Karena Aremania tak ingin dicederai terkait hukum yang sedang diproses.

“Meminta kejaksaan memastikan agar seluruh penyelenggara dan seluruh tenaga pengamanan yang terlibat langsung dalam melakukan penembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan untuk dapat diadili sesuai dengan hukum yang berlaku,” beber Anwar.

Anwar pun menjelaskan bahwa aksi yang dilakukan tidak akan berhenti sampai di sini. Karena Selasa (1/11/2022) besok, akan ada aksi kembali di Kejari Kota Batu. Kemudian berlanjut ke Kejari Kabupaten Malang, Rabu (2/11/2022) mendatang.

“Kami meminta dan menuntut berkas-berkas yang hanya dari kepolisian supaya ada tersangka baru dan ada penambahan pasal yang bukan hanya pasal kelalaian, tapi pasal pembunuhan berencana,” tegas Anwar.

“Kami akan terus bergerak jika ada fakta hukum yang disembunyikan sampai keadilan ditegakkan, bahkan sampai Kejaksaan Agung,” imbuhnya mengakhiri. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru