Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Viral, Warga Evakuasi ART Diduga Disekap dan Dianiaya Majikan 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Lazuardi Firdaus

30 - Oct - 2022, 18:34

Kondisi ART yang diduga mendapatkan penganiayaan oleh majikannya (foto: TikTok @kans.933)
Kondisi ART yang diduga mendapatkan penganiayaan oleh majikannya (foto: TikTok @kans.933)

JATIMTIMES - Beredar video viral di TikTok yang memperlihatkan keributan warga di sebuah perumahan di Cimahi, Bandung Barat. Video itu menuai atensi dari warganet hingga 139,8 ribu like dan 6,4 ribu komentar. 

Dalam video unggahan @kans.933 itu memperlihatkan beberapa warga perumahan yang sedang berdebat. Dimana majikan yang diduga menganiaya Asisten Rumah Tangga (ART)-nya itu tidak terima gembok pagar rumahnya dibobol warga yang hendak menolong ART terkunci di dalam rumah. 

"Kenapa rumah saya diancurin kalau mau diselesaikan secara keluarga, secara baik-baik?," tanya seorang perempuan yang diduga menganiaya ART-nya. 

Kemudian salah satu warga memberikan penjelasannya kenapa membobol gembok pagar yang punya rumah. Sebab banyak laporan dari warga yang melihat ART-nya berada di jendela meminta tolong dengan kondisi yang mengenaskan. Dimana beberapa wajahnya mengalami lebam. 

"Gini bu, dia (ART) nangis-nangis minta tolong di jendela itu kan kelihatan, ada ibu-ibu lewat, ART itu tidak bisa bergerak karena terbatas. Pak Amirlah ditelepon ibu-ibu itu. Pak Amir adalah Ketua RT, Pak Amir telepon saya, sebagai ketua RW," jelas salah satu warga. 

"Saya cek di situ betul dia (ART) nangis sambil berdiri, terus saya tanya kenapa ini? bahkan matanya sampai lebam kaya berdarah begitu. saya amankan karena minta tolong. saya tanya ke kamu sekarang. ini digembok dari luar? jika terjadi kebakaran kita bongkar ngga? karena jiwa dia terancam makanya kita bongkar," lanjut penjelasan warga. 

Merasa tak terima, perempuan yang punya rumah itu lantas menanyakan kejadian sebenarnya yang dialami oleh ART itu kepada warga. 

"bapak tahu ngga kalau dia kenapa biru (lebam)? jadi jangan sampai ya, nuduh tapi ngga ada buktinya gitu, engga, kalau memang tidak menuduh kenapa rumah saya dihancurkan," kata perempuan yang tak terima pagar rumahnya dihancurkan. 

"Ya setiap hari saya gembok kalau keluar, saya cuma belanja sayur di depan," alasan perempuan menggembok rumahnya. 

Hingga saat ini, kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan ART itu sudah ditangani oleh pihak berwajib. Baik ART maupun majikan sudah dipanggil untuk memberikan kesaksian di kantor polisi. 

Kejadian itu terjadi di Komplek Bukit Permata Cimahi, RT 4/22, Blok G I Nomor 29, Desa Cilame, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan menimpa ART dengan inisial R berusia 29 tahun. R adalah warga Limbangan, Kabupaten Garut yang sudah bekerja selama enam bulan di majikannya tersebut.

"Kasusnya sedang ditangani, sekarang lagi tahap pemeriksaan dan meminta keterangan dari korban maupun majikannya," kata Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Rizka Fadhilla, dikutip Okezone. 

Dalam tiga bulan terakhir, R mengaku saat dirinya berbuat salah, majikannya sering melakukan penyiksaan. Hingga akhirnya R meminta tolong kepada warga dengan berdiri di kaca jendela rumah. Saat majikan keluar dan menggembok rumahnya, warga membobol gembok pagar rumah majikan untuk menolong ART itu. 

Netizen pun ramai-ramai menghujat aksi majikan itu di TikTok.  

"Kalo CUMAN belanja sayur ngapain digembok anjir," @kaaa**. 

"yg jadi pertanyaan knp digembok?sy pergi malah titip ke art kuncinya, art sy pulang pergi,jd klo sy pergi nginap biar dia bs bersih2 sy kasih kunciny,"@Raniet**. 

"Kawal terus jngn kasih lepas....kasian mbak art nya," @Syifadim**. 


Topik

Hukum dan Kriminalitas


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Lazuardi Firdaus