Malangtimes

Rayakan Hari Anak Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, Ribuan Anak PAUD dan TK Padati Stadion Gajayana

Oct 29, 2022 18:15
Ribuan siswa-siswi PAUD dan TK saat senam di Stadion Gajayana (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Ribuan siswa-siswi PAUD dan TK saat senam di Stadion Gajayana (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Ribuan siswa-siswi PAUD dan TK di Kota Malang memenuhi Stadion Gajayana, Sabtu (29/10/2022). Mereka mengikuti rangkaian Hari Anak Nasional dan Hari Sumpah Pemuda dengan berbagai kegiatan. Rangkaian kegiatan dimulai dengan senam bersama ribuan siswa-siswi PAUD dan TK, kemudian disusul dengan berbagai rangkaian kegiatan yang lain.

Dalam kegiatan itu, siswa-siswi PAUD dan TK se-Kota Malang yang berjumlah kurang lebih 6660 anak itu memenuhi setiap jengkal lapangan. Para orang tua wali terlihat juga memenuhi tribun ekonomi Stadion Gajayana.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan selepas dua tahun Indonesia diterpa pandemi Covid-19. Dalam perjalanannya, banyak perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan.

“Karena sekarang arus budaya mulai akulturasi, asimilasi kan luar biasa. Anak sekarang sudah bisa melihat melalui ponsel, budaya luar,” kata Sutiaji, Sabtu (29/10/2022).

Sehingga, kegiatan mengumpulkan siswa-siswi PAUD dan TK se-Kota Malang ini diharapkan mampu untuk mengubah mindset anak agar tidak mudah terpengaruh dunia luar yang tidak terkontrol melalui ponsel.

“Jadi dimitigasi supaya anak-anak tidak mudah terpengaruh. Anak usia emas ini biasanya daya rekamnya luar biasa. Jadi ini mitigasi dan literasi untuk membangun karakter anak,” beber Sutiaji.

Dari kiri: Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana, Wali Kota Malang Drs Sutiaji dan Bunda PAUD Widayati Sutiaji saat ikut senam bersama siswa-siswi PAUD dan TK se Kota Malang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi PAUD dan TK se-Kota Malang juga diajak untuk menari. Tari yang diberi nama 'Tari Kreasi Pelajar Profil Pancasila' itu disebut menjadi bagian dari cara mengajar tentang merdeka belajar. Bahwa anak harus menerima pelajaran secara aman, nyaman dan tidak ada tekanan.

“Giat kali ini dalam rangka hari anak dan sumpah pemuda. Harapannya anak-anak punya jiwa-jiwa pemuda tahun 1908, 1928, meski belum kenal apapun tapi bisa memperjuangkan bangsa,” papar Sutiaji

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana mengaku bangga karena kegiatan Hari Anak Nasional dan Hari Sumpah Pemuda dapat terselenggara dengan antusias yang luar biasa. Sebab, sebelumnya ia khawatir karena dua tahun terakhir terkendala Covid-19.

“Kegiatan ini sudah vakum 2 tahun lebih. Alhamdulillah sekarang bisa terlaksana lagi dan antusiasnya luar biasa. Wali siswa, yayasan TK Paud, dan lainnya. Target kami 7 ribu tapi ini 6.660 anak terlibat, tentu sudah luar biasa,” kata Suwarjana.

Siswa-siswi PAUD dan TK saat diberi edukasi terkait hewan purba (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Menurut Suwarjana, kegiatan ini sebagai tonggak bahwa anak-anak adalah generasi emas. Oleh karena itu, pihaknya mengenalkan dengan siswa-siswi dari sekolah lain untuk membudayakan kegiatan positif yang dilakukan kepada masyarakat.

“Kita kenalkan dengan anak lain, masyarakat, saling bantu, mengalah, ngantre hingga pengetahuan budaya. Ini memang harus kita pupuk dan diajarkan ke anak-anak kita,” kata Suwarjana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru