Malangtimes

Rumah Petugas Lapas di Pakis Jadi Sasaran Teror Bom Bondet

Oct 29, 2022 17:25
Petugas kepolisian saat melakukan olah kejadian perkara di lokasi peledakan bom bondet yang terjadi di tempat tinggal petugas lapas. (Foto : Istimewa)
Petugas kepolisian saat melakukan olah kejadian perkara di lokasi peledakan bom bondet yang terjadi di tempat tinggal petugas lapas. (Foto : Istimewa)

JATIMTIMES - Tempat tinggal seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Lapas Kelas 1 Malang atau Lapas Lowokwaru, Kota Malang menjadi sasaran teror bom bondet. Korbannya diketahui bernama Abdul Aziz warga Perum Pakis Hasanah, Dusun Jebuk, Desa Sumberkradenan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

"Kejadiannya pada Senin (24/10/2022) siang, sekitar pukul 10.45 WIB," kata Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik saat dikonfirmasi Jatim Times, Sabtu (29/10/2022).

Berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, dugaan tindak pidana pengrusakan dan penyalahgunaan bahan peledak jenis bondet tersebut, dilaporkan ke Polsek Pakis pada Senin (24/10/2022) siang sekitar pukul 12.10 WIB.

Sementara itu, kronologi kejadian teror bom bondet yang terjadi di kediaman petugas lapas tersebut, terjadi pada Senin (24/10/2022) pagi. Yakni pada kisaran pukul 10.45 WIB.

"Pada saat kejadian korban sedang beristirahat di dalam rumahnya. Ketika korban sedang tidur itulah, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras dari arah luar rumah," kata Taufik.

Merasa ada yang janggal, korban yang terbangun karena ada suara ledakan bergegas keluar rumah untuk melihat ke sumber suara yang ada di depan teras rumahnya. Ketika membuka pintu rumahnya, korban saat itu sudah mendapati banyak kepulan asap putih di depan rumahnya. 

"Selain melihat ada kepulan asap, beberapa bagian rumah korban sebagian juga mengalami kerusakan. Yaitu di bagian tembok teras rumah, kursi, serta beberapa helm milik korban juga rusak," jelasnya.

Sesaat setelah kejadian, korban akhirnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Pakis. Hingga kini, kasus teror bom bondet tersebut sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Malang. "Kasusnya masih dalam tahap penyelidikan," timpal Taufik.

Selain menggali keterangan dari beberapa saksi, polisi diketahui juga mengamankan beberapa barang bukti yang ada di kediaman korban. "Barang bukti yang sudah kami amankan guna kepentingan penyelidikan diantaranya meliputi serpihan material bondet, hingga rekaman CCTV milik korban yang turut rusak akibat ledakan," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru