Malangtimes

Meninggal Akibat Trauma Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Gelar Doa Bersama di Rumah Duka

Oct 29, 2022 12:44
Situasi rumah duka Lutfiati yang dipenuhi oleh para pelayat setelah putri bungsunya meninggal dunia karena trauma ayah dan kakaknya meninggal akibat tragedi Kanjuruhan. (Foto : Ashaq Lupito / Jatim TIMES)
Situasi rumah duka Lutfiati yang dipenuhi oleh para pelayat setelah putri bungsunya meninggal dunia karena trauma ayah dan kakaknya meninggal akibat tragedi Kanjuruhan. (Foto : Ashaq Lupito / Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Suasana duka kembali menyelimuti kediaman Lutfiati warga Jalan Melati, Dusun Kebonsari, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Sabtu (29/10/2022) pagi. Setelah dua anggota keluarganya meninggal akibat tragedi Kanjuruhan, satu orang anaknya kini juga meninggal karena trauma ditinggal ayah dan kakaknya yang sudah lebih dulu meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jatim Times, suami Lutfiati yang meninggal bernama Muchamad Arifin. Sedangkan putranya yang meninggal saat tragedi kanjuruhan merupakan anak kedua dari Lutfiati.

Belum genap 40 hari paska ditinggalkan suami dan putra keduanya, anak bungsu Lutfiati juga meninggal dunia pada Jumat (29/10/2022) dini hari. Dia adalah Cahaya Meida Salsabila atau yang akrab disapa Bila.

Seorang siswi pelajar kelas 5 Sekolah Dasar (SD) tersebut, meninggal dunia setelah menjalani perawatan karena menderita sakit demam dan lemas. Sebelum tutup usia, kondisi kesehatan Bila dikabarkan sempat ngedrop akibat trauma setelah ayah dan kakaknya meninggal dunia.

Sementara itu, dari pantauan Jatim Times di rumah duka, para pentakziah dan keluarga korban terpantau sedang menggelar doa bersama dan pembacaan surat yasin dan tahlil.

Di sisi lain, Lutfiati dan anak sulungnya yang bernama Rizal Putra Pratama masih terpukul dengan adanya kabar duka yang bertubi-tubi menerpa keluarganya.

"Ibu dan kakak pertama Bila masih shock," kata Aji Matbudi kerabat keluarga almarhumah Bila saat ditemui disela-sela menyambut kedatangan para pentakziah, Sabtu (29/10/2022).

Lantaran kondisi yang masih terpukul itulah, pihak keluarga menyarankan kepada Luthfiati dan Rizal untuk beristirahat. "Mereka kami minta untuk istirahat, biar tidak terlalu capek menemui banyak tamu. Mereka masih shock," jelasnya.

Hingga berita ini di tulis, pihak keluarga termasuk Aji Matbudi terpantau masih sibuk menerima tamu. Wajar, kabar duka yang dialami oleh Luthfiati membuat banyak pihak simpatik. Sampai dengan pukul 11.00 WIB, para pentakziah silih berganti mengunjungi kediaman Lutfiati.

Sebagaimana yang telah diberitakan, Bila dikabarkan jatuh sakit sejak Sabtu (22/10/2022). Meski sempat dibawa ke rumah sakit, namun kondisi trauma yang mendalam membuat Bila dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (28/10/2022) sekitar pukul 23.40 WIB.

Di sisi lain, pada Sabtu (29/10/2022) pagi sekitar pukul 7.30 WIB, almarhumah Bila dimakamkan oleh pihak keluarga. Kakak pertama Bila, juga menghadiri prosesi pemakaman adiknya tersebut. Namun, tidak lama kemudian yang bersangkutan terlihat lemas karena tak kuasa melihat adiknya telah dikebumikan, sebelum akhirnya memutuskan untuk pulang dan beristirahat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru