Malangtimes

LIRA Soroti Perekrutan Panwascam Kabupaten Malang, Bawaslu Bantah Ada Kecurangan

Oct 28, 2022 14:12
Ketua DPD LIRA Malang Raya M. Zuhdy Achamdi.(Foto: Riski Wijaya/JatimTIMES).
Ketua DPD LIRA Malang Raya M. Zuhdy Achamdi.(Foto: Riski Wijaya/JatimTIMES).

JATIMTIMES- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Malang Raya menyoroti adanya dugaan tidak transparannya proses seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Malang. Terutama, yang menjadi sorotan adalah hasil computer assisted test (CAT). 

"Hasil tes CAT peserta menuju 6 besar, dimana hasil tes tidak langsung diumumkan meskipun hasilnya sudah bisa diketahui setelah peserta mengerjakan, atau secara real time," ujar Ketua DPD LIRA Malang Raya, M. Zuhdy Achmadi

Selain itu menurutnya, juga ada dugaan ada 'titipan-titipan' dalam proses seleksi Panwascam tersebut. Yang diduga dari oknum kelompok dengan kepentingan tertentu. Atau bahkan menurutnya, juga tidak menutup kemungkinan dari oknum partai politik (parpol) tertentu. 

"Kemudian adanya dugaan titipan-titipan dari kelompok kepentingan tertentu, termasuk orang-orang Partai Politik tertentu yang menitipkan sejumlah orang untuk ditempatkan menjadi Panwascam di wilayahnya," jelas pria yang akrab disapa Didik ini. 

Dirinya mengaku, pihaknya sudah menerima sejumlah aduan dan laporan dari sejumlah mantan Panwascam dan PPK yang bertugas pada Pemilu 2019 dan Pilkada Kabupaten Malang 2020 lalu. Dari sejumlah aduan tersebut, pihaknya mendapati bahwa ada beberapa orang yang dinilai belum berpengalaman pada proses penyelenggaraan Pemilu. 

"Menurut mereka (mantan Panwascam dan PPK), yang disayangkan adalah transparansi dari Bawaslu sebagai penanggungjawab proses seleksi Panwascam tersebut," imbuhnya. 

Atas dasar laporan dan aduan masyarakat tersebut, dirinya mengimbau agar masyarakat dan khususnya peserta yang tidak puas terhadap proses dan hasil seleksi Panwascam Kabupaten Malang untuk melaporkan kepada pihak-pihak terkait. Seperti Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) hingga Bawaslu RI. 

"Bila perlu kita dorong untuk dilakukan Digital Forensik hasil test CAT kemarin kepada pihak ketiga yang digandeng oleh Bawaslu Kabupaten Malang,” pungkas Didik. 

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang Wahyudi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang, Wahyudi mengatakan, perekrutan calon anggota Panwascam se Kabupaten Malang sudah melalui proses yang obyektif dan akuntabel. Bahkan dirinya membantah adanya dugaan kecurangan dalam prosesnya. 

"Tes tulis dalam peringkat 6 besar langsung terlaporkan di Bawaslu RI dan diturunkan kembali ke  bawaslu Kabupaten Kota. Jadi mekanisme peringkat tes tulis sudah ditentukan oleh Bawaslu RI . Bawaslu di daerah tidak dalam posisi menentukan peringkat 6 besar tes tulis dengan metode CAT," jelas Wahyudi melalui pesan singkat. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru