Malangtimes

Rumah Sedekah NU Gandeng Unisma dan JatimTIMES Ajak Anak Yatim Piatu ke Kampung Cokelat

Oct 28, 2022 10:16
Anak yatim piatu saat bersiap menunggu keberangkatan ke Kampung Cokelat (foto: Rumah Sedekah NU for JatimTIMES)
Anak yatim piatu saat bersiap menunggu keberangkatan ke Kampung Cokelat (foto: Rumah Sedekah NU for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Rumah Sedekah NU menggandeng Unisma dan JatimTIMES memberangkatkan 35 anak yatim piatu ke Kampung Cokelat, Blitar. Kegiatan tersebut diberi tema 'Bahagia bersama Anak Yatim Piatu'.

Inisiator Rumah Sedekah NU, KH Noor Shodiq Askandar mengatakan bahwa kegiatan yang bertema 'Bahagia bersama Anak Yatim Piatu' dikemas tidak seperti biasanya.

“Kalau biasanya santunan ke anak yatim, kini anak yatim kami ajak ke mitranya rumah sedekah di Kampung Cokelat sama di tempat lain nanti,” kata pria yang akrab disapa Gus Shodiq tersebut, Kamis (27/10/2022) pagi di halaman parkir Unisma.

Rombongan anak yatim piatu dan anggota Rumah Sedekah NU naik dalam satu bus yang disediakan Unisma. Sebelum masuk bus, puluhan anak yatim piatu tersebut nampak menunjukkan wajah sumringah karena akan diajak ke Blitar.

“Ada 35 anak yatim piatu campuran dari seluruh Malang Raya, nanti mereka akan dapat santunan dari Unisma, rumah sedekah, mitra rumah sedekah dan JatimTIMES,” ungkap Gus Shodiq.

Anak yatim piatu saat bersiap menunggu keberangkatan ke Kampung Cokelat (foto: Rumah Sedekah NU for JatimTIMES)

Dijelaskan Gus Shodiq, nanti selama perjalanan anak yatim piatu akan diajak diskusi, bercerita dengan pola anak. Kemudian di Blitar, mereka akan diajak doa bersama.

“Setelah itu mereka rekreasi dan edukasi di Kampung Cokelat, setelah itu kemudian baru acara formal dengan Kampung Cokelat,” ujar Gus Shodiq.

Disinggung harapan besar bagi anak yatim piatu, Gus Shodiq mengatakan setelah dapat santunan, anak yatim piatu juga bisa mendapat kebahagiaan yang bisa jadi itu tidak diperoleh ketika mereka dalam kondisi biasa.

“Kami berharap mereka punya mindset dalam hal kehidupan ke depan, karena mereka tidak sendirian. Membahagiakan mereka, karena tidak banyak diperoleh mereka. Kita juga ingin, mereka pulang punya cita-cita besar. Karena semua orang bisa kalau punya keinginan,” beber Gus Shodiq.

Terpisah, Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSi mengaku bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Unisma berbagi. Dalam hal ini pihaknya berpartisipasi ikut untuk mengajak anak yatim piatu ke Blitar.

“Kaitannya yakni agar anak yatim piatu bisa lebih memahami dan meningkatkan arti hidup untuk kedepannya,“ ungkap Maskuri saat ditemui di lobby utama Unisma.

Selain kegiatan dengan anak yatim piatu, rencananya Unisma akan melakukan MoU dengan Kampung Cokelat. 

“Kaitannya dengan kemahasiswaan, jadi nanti bagaimana mahasiswa bisa meningkatkan kemampuan di dunia luar,” tutup Maskuri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru