Malangtimes

Unisma Raih Akreditasi Institusi "Unggul", Jadi PTNU Pertama Peraih Akreditasi Tertinggi

Oct 26, 2022 18:44
Unisma meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT(Ist)
Unisma meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT(Ist)

JATIMTIMES - Universitas Islam Malang (Unisma) kian matang menjadi sebuah kampus besar yang patut diperhitungkan di Indonesia, terlebih di kalangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Di usia ke 41 tahun, institusi Unisma meraih akreditasi "Unggul" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Akreditasi Unggul ini berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 1753/SK/BAN-PT/Ak/PT/X/2022 berlaku  25 Oktober 2022 sampai 25 Oktober 2027.

1

"Ini sebuah perjalanan sejarah panjang untuk mewujudkan akreditasi institusi Unggul. Ini adalah sebuah karya nyata dari seluruh elemen Unisma, dalam waktu beberapa tahun ini melakukan berbagai macam lompatan mewujudkan visi dan misi yang menjadikan Unisma sebagai kampus Unggul bertaraf internasional," tegas Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSi.

Tentu, lanjut Maskuri, dalam mewujudkan itu, terdapat kunci penting yang ini juga didasari nilai iptek, etnik dan akhlak dan ahlusunah waljamaah untuk pengembangan kampus pada berbagai aspek. Dalam pembelajaran bukan hanya sekedar transfer of knowledge, namun outccome base education.

"Jadi pembelajaran yang berbasis pada outcome, ini yang sedang kita bangun. Dan itu dilakukan melalui research and development yang melibatkan dosen maupun mahasiswa, baik skala nasional maupun internasional," paparnya.

Di sisi lain, pengembangan kampus Unisma terus dilakukan. Hal ini dikatakan Maskuri juga tak lepas dari soliditas maupun sinergitas yang terjalin dari tatanan fakultas, universitas hingga yayasan. Hal ini menjadi sebuah kekuatan dalam membangun tata kelola kampus. 

Selain itu, jalinan kerjasama dengan berbagai instansi pendidikan maupun dunia usaha juga dilakukan, baik dengan instansi dalam negeri maupun luar negeri dar 34 negara. Tercatat, lebih dari 187 lebih kerjasama yang terjalin baik dengan perguruan tinggi maupun dunia usaha internasional. Sementara di tingkat nasional tercatat sekitar 480 jalinan kerjasama telah terjalin baik itu dengan perguruan tinggi, dunia usaha hingga pemerintah.

"Dari sisi sumber daya manusia Unisma telah mencukupi. Rasio dosen, sarana prasarana semakin lengkap, laboratorium yang sangat supporting dengan lingkungan bersih, dari sisi luaran yang juga dipersiapkan melalui satu proses pusat kreativitas dan inovasi yang menghasilkan produk. Tiap fakultas sudah men-drive dosen untuk menghasilkan hasil riset dalam bentuk jurnal, tapi juga sebuah produk yang akan bermanfaat untuk masyarakat," paparnya.

Dijelaskan Maskuri, hal ini juga menjadi sebuah pecah telur bagi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama, dimana Unisma menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang telah meraih akreditasi institusi Unggul dengan skor 368. 

Wakil Rektor Bidang Kelembagaan, Publikasi dan Teknologi Informasi Dr Ir Hj Istirocha Pujiwati menambahkan, untuk dapat meraih predikat Akreditasi Unggul, BAN-PT menyaratkan 4 persyaratan, di antaranya adalah dua butir tentang sistem penjaminan mutu. 

Dijelaskannya, butir pertama adalah ketersediaan dokumen formal Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan butir kedua adalah dalam pelaksanaan SPMI harus benar-benar efektif, yang dibuktikan dengan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi (pelaksanaan), Pengendalian (pelaksanaan), dan Peningkatan Standar (PPEPP) yang lengkap.

"Jadi semua aktivitas kita, baik itu akademik maupun non akademik harus dijamin pelaksanaannya, terangnya.

Kemudian, syarat selanjutnya rasio skor akreditasi program studi dibagi dengan jumlah dengan jumlah prodi 36 prodi yang ada di Unisma, skornya harus minimal 3,25. Sementara, Unisma dalam skor tersebut telah melampaui, yakni meraih skor 3,51.

Syarat selanjutnya, penilaian jumlah publikasi pada jurnal ilmiah. Skor tiga tahun terakhir publikasi jurnal-jurnal ilmiah dosen Unisma melampaui dari nilai minimal 3,25. 

"Dan karena semua syarat untuk akreditasi unggul terpenuhi, Unisma meraih akreditasi Unggul. Skor unggul itu minimal 3,61. Tapi walaupun misalnya skor 3,71, namun salah satu syarat tadi tidak terpenuhi, maka tidak bisa menjadi unggul," paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan, di bawah komando Prod Dr Maskuri MSi, membuahkan prestasi yang spektakuler dengan mencapai predikat unggul dengan 9 kriteria. "Jadi kalau dulu masih pakai 7 kriteria, akreditasi terbaik itu adalah A. Jadi kalau 7 standar masih pakai A, B, C, kalau sekarang Unggul, baik sekali dan baik," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru