Malangtimes

Putusan Sela: Empat Eksepsi Terdakwa Pembunuhan Brigadir J Ditolak Majelis Hakim

Oct 26, 2022 18:26
Majelis Hakim menolak keempat eksepsi terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J (sumber @lambeturahofficial)
Majelis Hakim menolak keempat eksepsi terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J (sumber @lambeturahofficial)

JATIMTIMES - Majelis Hakim memutuskan untuk menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum terdakwa kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Hal itu disampaikan pada sidang lanjutan dengan agenda putusan sela pada Rabu (26/10/2022). 

"Menolak seluruhnya keberatan terdakwa dan memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap terdakwa," keterangan Majelis Hakim kepada masing-masing terdakwa secara terpisah, dikutip dari Instagram @lambeturahofficial. 

Pada sidang lanjutan pada Selasa (1/11/2022) nanti, hakim juga meminta untuk menghadirkan 12 orang saksi dalam agenda pemeriksaan saksi. 

"Kita tunda pada Selasa, 1 November 2022, pukul 9.30 WIB dengan agenda pemeriksaan saksi sebanyak 12 orang," kata hakim. 

Hakim juga meminta saksi yang dihadirkan sama dengan saksi yang hadir dalam sidang lanjutan Richard Eliezer alias Bharada E, pada Selasa (25/10/2022). Artinya, pada sidang lanjutan nanti keempat terdakwa bakal bertemu dengan keluarga Brigadir J. 

Diketahui, pada agenda sidang sebelumnya, pihak kuasa hukum Ferdy Sambo mengajukan eksepsi usai mendengarkan surat dakwaan. Kuasa Hukum Sambo menilai JPU tidak cermat dalam menyusun surat dakwaan. Karena dianggap hanya berdasar pada asumsi serta membiuat kesimpulan sendiri. 

Sementara eksepsi istri Sambo, Putri Candrawathi juga ditolak oleh majelis hakim. Kuasa hukum Putri menilai jaksa telah mengesampingkan fakta yang krusial peristiwa kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri. 

Sedangkan eksepsi yang ditolak majelis hakim dari kuasa hukum Kuat Ma'ruf, membantah kliennya mengetahui rencana pembunuhan terhadap Brigadir J. Kuasa Hukum Kuat menilai dakwaan terhadap kliennya semakin fatal. 

Senada dengan eksepsi ketiga terdakwa, Bripka Ricky Rizal juga ditolak oleh majelis hakim. Dalam eksepsinya, kuasa hukum Bripka Ricky meminta agar membebaskan kliennya dari penahanan. 

Karena eksepsinya ditolak, keempat terdakwa bakal melanjutkan sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi, pada Selasa (1/10/2022). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru