Malangtimes

Surat Tilang Manual Ditarik di Beberapa Daerah, Bagaimana Tempatmu? 

Oct 26, 2022 15:09
Contoh surat tilang elektronik yang dikirimkan kepada pelanggar lalu lintas (foto: Twitter @lambeonlen)
Contoh surat tilang elektronik yang dikirimkan kepada pelanggar lalu lintas (foto: Twitter @lambeonlen)

JATIMTIMES - Beberapa daerah merespon cepat instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar tidak lagi melakukan tilang manual. Seperti yang dilakukan oleh Polda Kalimantan Tengah hingga Polda Metro Jaya. Pihaknya menarik seluruh surat tilang manual yang telah diedarkan kepada anggota. 

Dirlantas Polda Kalteng Kombes Heru Sutopo menarik seluruh surat tilang manual dan akan memaksimalkan pencatatan pelanggaran secara elektronik (ETLE). "Kami lakukan penarikan surat tilang dari seluruh personel dan Satlantas di jajaran Polda Kalteng," ungkapnya, seperti dikutip Republika, Rabu (26/10/2022). 

Meskipun menurut Heru ETLE statis masih dipasang di satu titik, yaitu di Jalan Tjilik Riwut, Kota Palangkaraya. Namun pihaknya tetap akan memaksimalkan pemakaian ETLE. Oleh karenanya Ia juga meminta kepada Korlantas Polri untuk dapat menyelenggarakan ETLE. 

Hal yang sama juga diterapkan oleh Polda Metro Jaya. Pihaknya telah menarik seluruh surat tilang manual yang ada pada anggota sejak Selasa (25/10/2022). Dan akan fokus menindak lewat sistem tilang elektronik (ETLE).  

"Kami secara keseluruhan di Jakarta ini untuk surat tilang sudah kami tarik dari seluruh anggota," jelas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman dikutip CNN . 

Untuk wilayah Polda Metro Jaya sendiri, kamera ETLE setidaknya sudah terpasang di 57 titik. Kemudian, di masing-masing Polres juga akan disiapkan satu unit ETLE mobile. "Nanti dalam waktu dekat kami akan melakukan pengadaan ETLE mobile. Jadi masing-masing Polres ditempatkan satu ETLE mobile," ucap Latif.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan arahan kepada pimpinan Polri terkaitnya turunnya tingkat kepercayaan publik pada institusi kepolisian mencapai 50 persen. Keluhan masyarakat terhadap pihak penegak hukum juga diminta untuk segera ditangani. Mulai dari pungli mencapai 29,7 persen, kesewenangan 22,5 persen, cari-cari kesalahan 19,2 persen dan hidup mewah 12,1 persen.

Untuk memberantas pungli, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi yang ditandatangani Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi agar mengedepankan atau memaksimalkan penindakan melalui ETLE baik statis maupun mobile. Sehingga tidak lagi menggunakan tilang manual. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru