Malangtimes

Kritik Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, BEM UI: Kerja, Kerja, Kerja, tapi Sia-Sia

Oct 26, 2022 13:41
Cuitan BEM UI di Twitter yang menyampaikan kritiknya terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf (sumber Twitter @BEMUI_Official)
Cuitan BEM UI di Twitter yang menyampaikan kritiknya terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf (sumber Twitter @BEMUI_Official)

JATIMTIMES - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menyuarakan kritiknya melalui akun media sosial Twitter. Hingga nama BEM UI mengundang atensi dari warganet. Hingga berita ini ditayangkan ada 2,7 ribu cuitan yang berkomentar tentang aksi yang dilakukan BEM UI. 

Cuitan di akun @BEMUI_Official itu diawali dengan mengunggah poster kritis. Di mana Jokowi divisualisasikan seperti tokoh pinokio yang memiliki hidung panjang. Sementara Ma'ruf Amin divisualisasikan berada di belakang dan memegang erat bahu Jokowi. "Kerja, Kerja, Kerja, Tapi Sia-Sia," tulisan di dalam poster yang diunggah BEM UI. 

"#CUKUPSUDAH : KAMI LELAH," tulis akun tersebut. 

Bukan hanya poster, pihaknya juga mengunggah animasi yang senada dengan poster. 

"Lebih dari setengah masa jabatan Jokowi-Ma'ruf Amin telah berjalan, tetapi tak ada satupun janji-janji politik yang terpenuhi sempurna," tulisnya. 

Menurut BEM UI, segala yang dibicarakan saat masa kampanye hanya janji manis belaka. "Segala hal manis yang diucapkan oleh Jokowi & Ma'ruf Amin pada masa kampanye hanyalah angin lalu demi memuluskan jalan menuju kekuasaan tanpa pernah terealisasi maksimal," ungkapnya. 

Tak hanya itu, BEM UI juga menilai sebagai pimpinan yang dipilih oleh masyarakat, Jokowi tidak pernah berpihak pada masyarakat. "Jokowi adalah contoh baik bagi kita tentang seorang Presiden yang dipilih dengan suara rakyat, tetapi tidak pernah menunjukan keberpihakannya pada rakyat dan sering memperburuk sendi-sendi kehidupan rakyat," terangnya. 

Sementara tugas Wakil Presiden Ma'ruf Amin, menurut BEM UI belum terlihat aksi nyatanya. "Ditambah lagi seorang Wakil Presiden yang tugasnya tidak lebih dari sebagai simbol dan pajangan di depan kelas-kelas sekolah dasar. Bagaimana mungkin kita menuju kemajuan jika negara ini dipimpin oleh pendusta dan sebuah foto pajangan?," ujarnya. 

Lantas, unggahan itu pun dibanjiri komentar warganet. 

"ini ilmiah nggak? Adakah data valid yang menuntun kalian hingga merilis narasi ini.... Menarik kalau ada.... Kalau nggak ada ya aku ikut malu jadi alumni UI," @pekerjamuse**. 

"Kapan BEMUI demo mendukung RUU Perampasan Aset koruptor. Minimal memberikan masukan, ikut merumuskan UU ini, menekan Parlemen cepat mengesahkan RUU ini mahasiswa akan terlihat pro rakyat," @pieterisiskanda**. 

"Oh daya kritiknya cuma gitu?

Atau sekedar gengsi karena punya nama BEM? Baca lagi sana, update lagi sana! mungkin bisa lebih bagus kritiknya, tuh ada ususal RUU Perampasan Aset Koruptor lu mingkem bae!," @muza**. 

"Guys boleh tolong dishare details jg gak? Janji A statusnya based on data kalian hasilnya apa, janji B dst. Biar jd sumber pengetahuan jg buat kita yg awam," @bgshm**. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru