Malangtimes

Kesaksian Teman Farzah Korban Meninggal ke 135 Tragedi Kanjuruhan: Farzah Diangkat sudah dalam Kondisi Biru Badannya

Oct 24, 2022 13:59
Ilustrasi saat insiden di Stadion Kanjuruhan terjadi.(Foto: Hendra Saputra/MalangTIMES).
Ilustrasi saat insiden di Stadion Kanjuruhan terjadi.(Foto: Hendra Saputra/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Amanda Febriani Putri (20), adalah salah satu teman Farzah Dwi Kurniawan Jhovanda (20), korban Tragedi Kanjuruhan yang akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (23/10/2022) malam. Farzah menjadi korban meninggal ke-135. 

Amanda yang saat itu juga datang ke Stadion Kanjuruhan untuk menyaksikan laga Arema vs Persebaya, sedikit menceritakan saat insiden memilukan itu terjadi. Saat itu, Farzah datang ke Stadion Kanjuruhan bersama teman-teman di kampungnya. 

"Saat itu saya juga ke Stadion Kanjuruhan, tapi di (tribun) VIP. Sedangkan Farzah, itu bareng temen yang laki-laki ada di tribun ekonomi. Kami terpisah," ujar Amanda, Senin (24/10/2022) siang di TPU Mojolangu, tempat Almarhum Farzah disemayamkan. 

Sambil sesenggukan menahan tangis kesedihan, ia bercerita saat insiden mulai pecah. Tepatnya saat tembakan gas air mata mulai meletus dan diarahkan ke tribun. Saat itu, ia mengatakan rombongan Farzah semakin terpecah. 

"Pokoknya dia (Farzah) itu di sekitar tribun selatan. Saat tembakan gas air mata, anak-anak ini terpencar, saling mencari," imbuh Amanda. 

Singkat cerita, ia mendapat kabar bahwa sesaat setelah insiden terjadi, Farzah sudah dalam kondisi tak berdaya sedang dievakuasi oleh rekan-rekannya. Saat itu kondisi tubuh Farzah sudah membiru. 

"Saat itu dibawa teman-teman sendiri, untuk ke rumah sakit," imbuh Amanda. 

Dari sepengetahuannya, Farzah memang gemar dengan klub Arema FC. Namun menurutnya, pengalamannya untuk menyaksikan pertandingan langsung ke Stadion Kanjuruhan, baru pertama kali dilakukan saat Arema FC menjamu Persebaya, Sabtu (1/10/2022) lalu. 

"Kalau nontonnya ke Stadion Kanjuruhan baru kemarin itu sama anak-anak," pungkas Amanda. 

Sementara itu, paman Farzah, Arifin Candra mengatakan, saat itu Farzah datang ke Stadion Kanjuruhan bersama sekitar 9 orang temannya, yang berasal dari sekitar rumahnya. Dan memang rata-rata teman sebayanya. 

"Farzah itu orangnya pendiam. Ini aja nonton Arema itu karena teman-teman sebayanya nonton semua, jadi dia ikut. Sebelumnya tidak pernah, itu baru pertama," ujar Arifin, ditemui di TPU Mojolangu seusai pemakaman Farzah. 

Untuk selanjutnya, terkait pengusutan Tragedi Kanjuruhan, sepenuhnya Arifin pasrah dengan langkah yang dilakukan oleh Tim Arema. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru