Malangtimes

BPOM Merilis Daftar Obat Sirup Aman Sepanjang Dikonsumsi sesuai Aturan 

Oct 24, 2022 08:17
Rilis BPOM tentang obat yang aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai per 23 Oktober pukul 19.50 WIB. (Sumber Twitter)
Rilis BPOM tentang obat yang aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai per 23 Oktober pukul 19.50 WIB. (Sumber Twitter)

JATIMTIMES - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis perkembangan hasil pengawasan sampai dengan tanggal 22 Oktober 2022. Hasilnya ditemukan 133 obat sirup aman sepanjang dipakai sesuai aturan. 

Menurut BPOM,  133 sirup obat yang temukan tersebut tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol sehingga aman sepanjang digunakan sesuai aturan pakai. "Kami melakukan penelusuran data registrasi terhadap seluruh produk obat bentuk sirup dan drops," tulis akun Twitter @BPOM_RI. 

Bukan hanya itu. Pada konferensi pers Kementerian Kesehatan pada 21 Oktober 2022 mengenai perkembangan penanganan gangguan ginjal akut di Indonesia, telah diinformasikan 102 produk obat yang digunakan pasien. 

"BPOM melakukan penelusuran data registrasi untuk memastikan kandungan bahan yang digunakan pada 102 produk obat, dengan hasil 23 obat tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol, aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai," ungkapnya. 

Selain 23 obat, 7 produk juga telah dilakukan pengujian oleh BPOM dengan hasil dinyatakan aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai. 

"Sedangkan 3 produk telah dilakukan pengujian dan dinyatakan mengandung cemaran EG/DEG melebihi ambang batas aman. Ketiga produk ini termasuk dalam 5 produk yang telah diumumkan pada penjelasan BPOM tanggal 20 Oktober 2022," tandasnya. 

Saat ini BPOM juga masih melakukan sampling dan pengujian terhadap 69  produk. BPOM terus melakukan intensifikasi surveilans mutu berbasis risiko, sampling, dan pengujian untuk memastikan seluruh produk yang beredar di pasaran tidak mengandung cemaran EG dan DEG melebihi ambang batas aman. 

"Berdasarkan hasil pengujian sampai dengan 23 Oktober 2022, terdapat 13 sirup obat (21 bets) dengan hasil dinyatakan aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai," ungkapnya. 

BPOM saat ini juga tengah melakukan pengujian produk di industri farmasi yang sama dengan 5 obat yang memiliki kandungan cemaran EG melebihi ambang batas aman (dirilis BPOM 20 Oktober). Industri farmasi yang sama dengan Termorex Sirup, Flurin DMP Sirup, Unibebi Cough Sirup, Unibebi Demam Sirup, dan Unibebi Demam Drops. 

"Untuk sampel produk lainnya akan disampaikan kepada masyarakat setelah diperoleh hasil pengujian," ujar BPOM. 

Selain itu, pihak BPOM secara berkesinambungan melaksanakan patroli siber (cyber patrof) pada platform situs, Media sosial, dan e-commerce untuk menelusuri penjualan produk yang dinyatakan tidak aman. 

"Sampai dengan 21 Oktober 2022, BPOM telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) untuk melakukan penurunan (takedown) konten terhadap 4922 link yang teridentifikasi melakukan penjualan sirup obat yang dinyatakan tidak aman," ungkapnya. 

BPOM melalui unit pelaksana teknis (UPT) di seluruh Indonesia secara terus-menerus mengawal proses penarikan dari peredaran terhadap sirup obat mengandung cemaran EG/DEG yang melebihi ambang batas amn. 

"Kami akan terus memperbaharui informasi terkait dengan hasil pengawasan terhadap sirup obat berdasarkan data terbaru," ucapnya. 

Di sisi lain, pihak BPOM juga mengimbau tenaga kesehatan dan industri farmasi untuk terus aktif melaporkan efek samping obat atau kejadian tidak diinginkan  pasca-penggunaan obat kepada Pusat Farmakovigilans/MESO Nasional melalui aplikasi eMESO Mobile. 

BPOM juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada, menjadi konsumen cerdas, dan selalu memperhatikan hal-hal sebagai berikut. 

a. membeli dan memperoleh obat melalui sarana resmi, yaitu di apotek, toko obat berizin, puskesmas atau rumah sakit terdekat. 

b. membeli obat secara online hanya dilakukan di apotek yang telah memiliki izin Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF). 

c. menerapkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label , Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menggunakan obat. Pastikan kemasan produk dalam kondisi baik, baca informasi produk yang tertera pada label, dan produk telah memiliki izin edar BPOM serta belum melebihi masa kedaluwarsa. 

Berikut ini 133 obat aman tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol. 

 

1. AFICITRIN 

2. ALERFED 

3. ALERGON 

4. AMOXICILLIN TRIHYDRATE 

5. AMOXSAN 

6. ASTEROL 

7. AVAMYS 

8. AVAMYS 

9. B-DEX 

10. BDM 

11. BUFAGAN EXPEXTORANT 

12. BUFAGAN EXPECTORANT 

13. CAZETIN 

14. CFFADROXIL MONOHYDRATE 

15. CETIRIZINE DIHYDROCHLORIDE 

16. CETZIN 

17. CITOCETIN 

18. COHISTAN EXPECTORANT 

19. COHISTAN EXPECTORANT 

20. COLFIN 

21. COLSANCETINE 

22. COMBICITRINE 

23. CONSTIPEN 

24. CONSTULOZ 

25. COREDRYL EKSPEKTORAN 

26. COTRIMOXAZOLE 

27. COTRIMOXAZOLE 

28. DARYAZINC

29. DARYAZINC 

30. DECATRIM 

31. DEFERIPRONE 

32. DIAKIDS 

33. DOMINO 

34. DOMPERIDONE 

35. DURAFER 

36. ERLAMYCETIN 

37. ETAMOXUL 

38. EXTROPECT 

39. GARKENE 

40. GLISEND EXPECTORANT 

41. GRAFAZOL 

42. GUANISTREP

43. HISLOREX

44. INTERZINC 

45. ITRABAT  

46. KOMIX EXPECTORANT JAHE 

47. KOMIX EXPECTORANT JERUK NIPIS

48. KOMIX EXPECTORANT PEPPERMINT 49. KOMIX OBH 

50. KOMIX OBH

51. KOMIX OBH KID (RASA MADU) 

52. KOMIX RASA JAHE 

53. KOMIX RASA JERUK NIPIS 

54. KOMIX RASA PEPPERMINT 

55. KONIDIN OBH 

56. LACTULAX 

57. LACTULAX 

58. LACTULAX (RASA COKLAT)

59. LACTULOSE 

60. LACTULOSE 

61. LAPICEF 

62. LAXALOSAN 

63. LEVOPRONT 

64. MALTOFER

65. MEFAMESIS 

66. METAGAN EXPECTORANT 

67. METHADONE HYDROCHLORIDE 

68. METRONIDAZOLE BENZOAT 

69. METRONIDAZOLE BENZOATE

70. MUCOBAT 

71. NEO EMKANADRYL 

72. NIPE EXPECTORANT ADULT 

73. NIPE EXPECTORANT ADULT 

74. NIPE EXPECTORANT ADULT 

75. NIPE EXPECTORANT ADULT 

76. NIPE EXPECTORANT KIDS 

77. NIPE EXPECTORANT KIOS 

78. NORAGES 

79. NYSTATIN 

80. OBAT BATUK 8 DEWA

81. OBAT BATUK HITAM 

82. OBAT BATUK HITAM 

83. OBAT BATUK HITAM 

84. OBH AFI 

85. OBH AFI (RASA LEMON) 

86. OBH AFI (RASA MINT) 

87. OBH BERLICO (RASA JERUK NIPIS)

88. OBH COMBI BATUK BERDAHAK RASA JAHE 

89. OBH COMBI BATUK BERDAHAK RASA MENTHOL 

90. OBH COMBI BATUK BERDAHAK RASA MENTHOL 

91. OBH COMBI BATUK BERDAHAK RASA MENTHOL 

92. OBH IKA 

93. OBH IKA 

94. OBH MOLEX 

95. OBH NUTRA 

96. OBH RAMA 

97. OBH SURYA 

98. ONDANE 

99. PEDIALYTE 

100. PEDIALYTE (AROMA BUBBLE GUM)

101. PRALAX 

102. PROCATEROL HYDROCHLORIDE HEMIHYDRATE 

103. PYRANTEL PAMOATE 

104. RAMADRYL EXPE CTORANT 

105. RENASISTIN OD 

106. RHINATHIOL 

107. RHINOS NEO 

108. ROTARIX

109. ROTARIX 

110. ROTATEQ 

111. SALBRON EKSPEKTORAN 

112. SALBUGEN 

113. SALBUGEN EKSPEKTORAN 

114. SALBUTAMOL SULFATE 

115. SALDEXTAMIN

116. SALTRIM FORTE 

117. SUCRALFATE 

118. SUCRALFATE 

119. SUPRAMOX 

120. SURVANTA

121. SYNFLORIX 

122. VALVED

123. VALVED DM 

124. VENTOLIN 

125. VENTOLIN EXPECTORANT 

126. VERTIVOM 

127. WINASAL 

128. ZENICOLD

129. ZENTRIS 

130. ZINC GO FORTE 

131. ZINC SULFATE MONOHYDRATE 

132. ZINC SULFATE MONOHYDRATE 

133. ZINFION 

 

Selanjutnya, berikut ini 23 obat TIDAK menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserin/gliserol DARI 102 RILIS KEMENKES yang aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai. 

 

1. Alerfed Syrup 

2. Amoxan 

3. Amoxicilin

4. Azithromycin Syrup 

5. Cazetin 

6. Cefacef Syrup 

7. Cefspan Syrup 

8. Cetirizin

9. Devosix Drop 15 ml 

10. Domperidon Syr

11. Etamox Syrup

12. Interzinc 

13. Nytex 

14. Omemox 

15. Rhinos Neo Drop 

16. Vestein (Erdostein) 

17. Yusimox 

18. Zinc Syrup

19. Zincpro syr 

20. Zibramax 

21. Renalyte 

22. Amoksisilin 

23. Eritromisin

 

Daftar 5 Obat yang dinyatakan AMAN oleh BPOM dari 102 produk yang digunakan pasien. 

 

1. Ambroxol HCI 

2. Anakonidin OBH 

3. Cetirizin 

4. Paracetamol 

5. Paracetamol 

6. Paracetamol 

7. Paracetamol , 

 

Daftar produk MENGANDUNG EG/DEG MELEBIHI ambang batas aman dari 102 produk yang digunakan pasien. 

 

1. Unibebi Cough Sirup

2. Unibebi Demam Sirup 

3. Unibebi Demam Drops 

 

Berikut ini 11 produk dengan hasil dinyatakan AMAN digunakan sepanjang sesuai aturan pakai. 

 

1. Bodrexin Flu & Batuk PE Sirup 

2. CalorexSirup 

3. Fasidol Drops 

4. Fermol Sirup 

5. Fortusin Sirup 

6. Promedryl Sirup (Rasa Jeruk)

7. Siladex Antitusive Sirup 30 mL, 60 mL 100 mL

8. Siladex Cough & Cold Sirup 

9. Siladex DMP Sirup 30 ml, 60 ml, 100 ml

10. Termorex Baby Drops Rasa Jeruk

11. Termorex Plus Sirup Rasa Jeruk 30 ml, 60 ml 

12. Termorex Sirup Rasa Jeruk 30 ml

13. Praxion Suspensi 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru