Malangtimes

Usai Tragedi Kanjuruhan, Pelatih Arema FC Javier Roca Mengaku Tidak Punya Waktu Bersedih

Oct 22, 2022 16:50
Pelatih Arema FC Javier Roca saat berada di Kantor Arema FC yang berada di Jalan Mayjen Panjaitan Nomor 42, Kota Malang, Sabtu (22/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Pelatih Arema FC Javier Roca saat berada di Kantor Arema FC yang berada di Jalan Mayjen Panjaitan Nomor 42, Kota Malang, Sabtu (22/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu dan menewaskan 134 orang, pelatih Arema FC Javier Roca mengaku tidak memiliki waktu untuk bersedih. 

Hal itu disampaikan Roca ketika menggelar konferensi pers di Kantor Arema FC atau Kandang Singa mengenai kondisi psikis para pemain Arema FC. Pernyataan itu terlontar dari Roca ketika disinggung oleh awak media mengenai kondisi kesehatan dan psikis Roca pasca tragedi Stadion Kanjuruhan. 

"Selama kurang lebih 20 hari pasca kejadian, baru kali ini saya ditanya kondisi. Kondisi saya baik-baik saja. Saya bukan kuat, tapi saya menilai bahwa saya nggak punya waktu untuk bersedih," ungkap Roca kepada awak media, Sabtu (22/10/2022). 

Mantan pemain profesional di Negara Chili ini mengatakan, bahwa hal itu diakui oleh Roca karena dirinya merasa harus lebih bertanggungjawab dengan kondisi pemain Arema FC. Mulai kondisi fisik maupun psikis, pasca tragedi Stadion Kanjuruhan. 

"Saya harus tanggung jawab terhadap kondisi pemain. Kalau saya yang terkena (psikis), pasti susah mengatur atau untuk kasih semangat kepada pemain," ujar Roca. 

Menurutnya, ke depan masih terdapat banyak pekerjaan yang harus segera dilakukan Roca. Salah satunya bermain dengan filosofi Arema FC yakni dengan gaya Malangan. Di mana hal itu merupakan komitmen awal Roca saat ditunjuk sebagai pelatih Arema FC. 

Pihaknya mengatakan, untuk kesehariannya pasca tragedi Stadion Kanjuruhan, Roca masih tetap bekerja seperti biasa. 

"Ada yang sudah sedang kita susun sama staf, soal filosofi Arema Malangan, itu kan bisa kita atur," tegas Roca. 

Dirinya memilih fokus untuk menyusun jadwal latihan ke depan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan para pemain Arema FC. Karena saat ini para pemain Arema FC masih dalam tahap pemulihan secara psikis. Terlebih lagi, ketika berkunjung ke rumah keluarga korban, banyak pemain Arema FC yang kondisi psikisnya turun. 

"Saat ke rumah korban, mereka para pemain merasa terpukul dan drop. Tapi beberapa hari ini mulai bersemangat lagi," tandas Roca. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru