Malangtimes

Kejari dan Polres Malang Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 101,81 Gram

Oct 19, 2022 19:24
Petugas Polsek Kromengan beserta jaksa dan tersangka saat melaksanakan agenda pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)
Petugas Polsek Kromengan beserta jaksa dan tersangka saat melaksanakan agenda pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu. (Foto : Humas Polres Malang for Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Barang bukti sabu seberat lebih dari 100 gram dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen Kabupaten Malang bersama Polres Malang. Sabu yang dimusnahkan tersebut berdasarkan pada Tap-207/M520/Enz1/VIII/2022 tanggal 30 Agustus 2022.

"Sabu yang dimusnahkan di Polsek Kromengan itu seberat 101,81 gram," kata Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik saat ditemui JatimTIMES.com, Rabu (19/10/2022).

Taufik menambahkan, barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara diblender sebelum akhirnya dibuang. "Pemusnahan barang bukti sabu dilakukan dengan cara diblender. Kemudian di buang ke kloset kamar mandi," terangnya.

Agenda pemusnahan barang bukti sabu tersebut melibatkan beberapa pihak terkait. Di antaranya Kapolsek Kromengan AKP Hari Eko Utomo, jaksa penuntut umum (JPU), Garuda Cakti Vira Tama, dan beberapa anggota kepolisian jajaran Polsek Kromengan.

"Agenda pemusnahan ini juga melibatkan JPU dan disaksikan oleh tersangka, penyidik serta kapolsek Kromengan. Setelah dimusnahkan, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti," ujar Taufik.

Terpisah, Kapolsek Kromengan AKP Hari Eko Utomo mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil ungkap kasus narkoba dari hasil pengembangan yang dilakukan pihak kepolisian.

"Awalnya dari hasil ungkap pil koplo. Saat dilaksanakan pengembangan dari pil koplo tersebut, kami mendapati barang bukti sabu seberat 101,81 gram itu. Kemudian jaksa minta dimusnahkan biar tidak terlalu berisiko," jelasnya.

Barang haram tersebut merupakan hasil ungkap kasus peredaran narkoba yang dilakukan kepada tersangka berinisial AY. Sebelum mengamankan AY, polisi berhasil menangkap AF, warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Pria 23 tahun itu diamankan saat melakukan transaksi pil koplo di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Agustus 2022 lalu.

Dari pengakuannya, AF mendapat pasokan pil koplo dari tersangka AY. Berangkat dari kesaksian itulah, polisi akhirnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan barang bukti sabu di kediaman tersangka AY.

Dari rumah tersangka AY yang berlokasi di Kota Malang tersebut, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Yakni meliputi sabu-sabu dengan berat total 101.81 gram hingga 255 butir pil dobel L.

"Barang bukti yang kami dapatkan sudah dimusnahkan, sementara  berkas perkaranya sudah mau P21," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru