Malangtimes

Waspada, Platform LinkedIn Disalahgunakan dalam Serangan Email Phising

Oct 10, 2022 20:35
Ilustrasi serangan phising (pixabay)
Ilustrasi serangan phising (pixabay)

JATIMTIMES - Para pencari kerja atau mereka yang baru saja lulus kuliah dan siap untuk memasuki dunia kerja, tentu tak asing dengan LinkedIn. LinkedIn merupakan platform bagi siapa saja yang ingin memajukan atau mengembangkan karir. Namun masyarakat patut waspada. Sebab, LinkedIn kini disalahgunakan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan phising email.

Hal ini diungkap oleh akun Twitter Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipisiber) Bareskrim Polri. Melalui akun Twitternya, diungkapkan pelaku phising menyalahgunakan fitur smart link LinkedIn untuk melewati keamanan email.

Fitur Smart Link adalah fitur yang disediakan oleh LinkedIn sales Navigator dan pengguna perusahaan yang memungkinkan mereka mengirimkan paket hingga 15 dokumen mengunakan satu tautan yang dapat dilacak.

"Dilaporkan pelaku berhasil mengarahkan pengguna yang ditargetkan ke halaman phising yang mencuri informasi pembayaran," paparnya.

Email phising yang dikirimkan kepada target, diduga berasal dari Slovenka Posta, yakni penyedia layanan pos di Slovakia. Disitu menginformasikan perlunya untuk menutupi biaya paket yang menunggu pengiriman.

Mengunakan tipuan tajuk email, alamat tersebut nampak sah bagi pengguna. Akan tetapi, jika diteliti pengirim sebenarnya adalah [email protected]. Hal ini sama sekali tidak terkait layanan pos.

Menanggapi isu tersebut, pihak LinkedIn pun telah mengeluarkan rilis resmi. Tim internal dari LinkedIn telah bekerja dan mengambil tindakan.

"Tim internal kami bekerja untuk mengambil tindakan terhadap mereka yang mengusik anggota LinkedIn melalui phising," tulis rilis resmi LinkedIn.

Pihak LinkedIn juga mendorong agar pengguna segera melaporkan pesan yang mencurigakan. Selain itu, pihak LinkedIn juga memberikan informasi dan arahan untuk mengamankan akun mereka.

"Kami mendorong anggota untuk melaporkan pesan yang mencurigakan dan membantu mereka mempelajari lebih lanjut tentang apa yang dapat mereka lakukan untuk melindungi diri mereka sendiri, termasuk mengaktifkan verifikasi 2 langkah," tulis rilis resminya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru