Mensos Khofifah saat berkunjung ke Malang 8/01/2016.(Tristania Dyah/malangtimes)

Mensos Khofifah saat berkunjung ke Malang 8/01/2016.(Tristania Dyah/malangtimes)


Editor


MALANGTIMES - Pondok pesantren (ponpes) Bahrul Maghfiroh ditunjuk oleh Kemensos menjadi salah satu IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) di Indonesia. Lembaga ini mendapat kepercayaan menyediakan panti rehabilitas untuk korban napza.

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, ponpes ini belum termaksud dari 118 IPWL resmi di Indonesia, sebab belum terakreditasi oleh Kementerian sosial (Kemensos).

"Ponpes Bahrul Maghfiroh baru ditunjuk atau direkomendasikan untuk menjadi IPWL di tahun 2015 kemarin. Sehingga belum menjadi IPWL. Hari ini hanya peresmian gedungnya," ujarnya.

Menurutnya, akreditasi untuk ponpes ini  kemungkinan diberikan tengah hingga akhir tahun ini. Setelah itu barulah resmi menjadi IPWL di bawah Kemensos.

"Tahun ini rencananya akan ada 4 IPWL yang diresmikan. Maka ditargetkan akan ada 122 di tahun 2016," kata perempuan berhijab ini.

Diketahui pula, IPWL yang telah terakreditasi dan resmi di Kota Malang yakni IPWL Corpus Christin dan IPWL Pemulihan Doulos Malang. 

Total di Jawa timur terdapat enam IPWL, yakni IPWL Orbit Surabaya, UPT Rehabilitasi Sosial Surabaya,  IPWL Bambu Nusantara Madiun, IPWL Corpus Christin, IPWL Pemulihan Doulos Malang, dan IPWL Inabah XIX. (*)

End of content

No more pages to load