Malangtimes

Viral Warganet Bandingkan Warna Pertalite Harga Rp 10 Ribu dengan Rp 7,6 Ribu 

Oct 08, 2022 13:34
Perbandingan pertalite dari harga BBM sebelum dan sesudah dinaikkan yang viral di Twitter (sumber @_Banyoe)
Perbandingan pertalite dari harga BBM sebelum dan sesudah dinaikkan yang viral di Twitter (sumber @_Banyoe)

JATIMTIMES - Beredar foto viral di media sosial yang membandingkan warna pertalite sebelum dan sesudah harga BBM dinaikkan. 

Dalam unggahan akun @_Banyoe, memperlihatkan botol 1,5 liter yang diisi dengan pertalite. 

Botol di sebelah kiri warnanya nampak lebih hijau dibandingkan yang sebelah kanan. Yang kiri diberi keterangan harga Rp 7.600 sementara yang kanan diberi keterangan harga Rp 10.000. 

"Beda warna kok bisa lebih boros dan lebih mahal," ungkap si pengunggah. 

Sontak unggahan tentang Pertalite ramai diperbincangkan warganet. Ada lebih 2,8 ribu komentar yang membicarakan tentang pertalite. 

"Beralih ke vivo adalah jalan ninja ku, selisih harga sedikit tarikan motor enteng dan lebih irit, dan takaran nya pas, free isi angin,toilet bersih dan gratis!! 

itung2 mengurangi kerugian pertamina yg kata nya rugi terus, pertalite Ron 86," ungkap @Sofy93330131.

"Kalau memang benar Pertalite setelah diukur nilai oktan-nya cuma 86 itu artinya setara Premium. Pantesan lebih boros karena semakin rendah oktan semakin cepet juga pembakarannya, sebut @t3lur. 

"Apa itu karena tidak kemampuan karyawan Pertamina bekerja dengan baik atau emg perintah dari atasnya gitu? Makanya kalo rekruitmen karyawan itu jgn karna alumni almuni temen sodara dll. Tpi dri integritas dong, sekelas BUMN ngeluarin produk ga sesuai standar mutu. Parah sih ini," tegas @Mhd_joelyyan. 

Diketahui, akhir-akhir ini beredar kabar bahwa BBM jenis pertalite dinilai lebih boros, dibandingkan sebelum harga naik. 

Mengutip Tempo.co, alasan itulah yang membuat Pemerintah meminta Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPPTMGB) atau Lemigas untuk melakukan pengujian secara teknis perihal standar dan mutu BBM Pertalite. 

"Pengujian tersebut berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal (Kepdirjen) Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) BBM Jenis RON 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri. Sampel BBM Pertalite yang diuji ini diambil langsung oleh Tim Lemigas pada beberapa SPBU di Jakarta," tulis dalam berita yang ditulis pada 5 Oktober 2022. 

Hasil pengujian sampel Pertalite tersebut diklaim telah memenuhi standar dan mutu BBM jenis RON 90 yang dipasarkan di dalam negeri. Standar tersebut merujuk pada Kepdirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru