Malangtimes

TGIPF Kunjungi Polres Malang, Kroscek Hasil Penelusuran di Kodam dan Polda Jatim

Oct 07, 2022 19:14
Rombongan TGIPF usai melakukan penelusuran di Polres Malang perihal tragedi Kanjuruhan. (Foto : Ashaq Lupito / Jatim TIMES)
Rombongan TGIPF usai melakukan penelusuran di Polres Malang perihal tragedi Kanjuruhan. (Foto : Ashaq Lupito / Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF)  sudah berada di Kabupaten Malang guna mendalami hasil penyidikan terkait tragedi Kanjuruhan. Terpantau, mulai  siang hingga menjelang petang, TGIPF berada di Polres Malang, Jumat (7/10/2022).

"Jadi, TGIPF ini terbagi menjadi beberapa kelompok, karena banyaknya informasi yang ingin kita dapat," ucap anggota TGIPF Mayjen TNI (Purn) Suwarno usai melakukan penelusuran dan pertemuan dengan beberapa pihak di Polres Malang.

Menurut dia, sebelum melakukan penelusuran di Polres Malang, TGIPF sudah melakukan serangkaian kegiatan di Surabaya. 

Sementara itu, agenda di Polres Malang ditujukan untuk menindaklanjuti adanya penelusuran yang sebelumnya dilakukan oleh TGIPF di Surabaya. "Kami kemarin berawal dari melakukan kegiatan di Surabaya. Sudah mendapatkan kesempatan untuk ketemu dengan jajaran Polda (Jawa Timur) yang dipimpin oleh wakapolda karena kapolda kemarin ada di Malang karena kapolri di sini," imbuhnya.

Selain berkunjung ke Polda Jatim, TGIPF juga menyempatkan diri untuk mengorek informasi ke Kodam V Brawijaya. "Jadi,  kemarin kami sudah ke kodam dan sudah ke polda. Hari ini kami ingin mendapatkan informasi dari kelanjutan apa yang ada di kodam dan polda kemarin. Sedangkan mulai dari siang, kita ke Polres Malang. Kami melihat ada yang disampaikan, banyak hal," ungkap Suwarno.

Suwarno menambahkan, beberapa informasi yang sudah dikantongi  TGIPF selama di Malang, di antaranya meliputi penggunaan stadion hingga manajemen keamanan saat pertandingan berlangsung.

"Banyak hal ya, karena sasaran yang ingin kita lihat adalah ada beberapa penyempurnaan yang kaitannya dengan penggunaan stadion, kaitanya dengan perbaikan terhadap manajemen penyelenggaraan pertandingan. Kami juga ingin melakukan beberapa masukan terkait dengan bagaimana manajemen kesehatan, bagaimana manajemen keamanan ke depan," ucapnya.

Dengan begitu, Suwarno berharap penyelenggaaraan pertandingan sepak bola ke depannya bisa berjalan dengan tertib dan aman. "Sehingga harapannya dari hasil kami akan menjadi satu masukan untuk penyempurnaan atau perbaikan dari penyelenggaraan pertandingan sepak bola," ujar dia.

Tidak sendiri, Suwarno menyebut  kunjungannya di Malang juga melibatkan anggota TGIPF yang lain. Total, hingga hari ini, sudah ada dua anggota TGIPF yang ada di Malang guna menelusuri tragedi Kanjuruhan.

"Kami sekarang yang ada di Malang ada dua, dan sebagian lagi ada di Jakarta. Kita akan melihat secara komprehensif dan di sana (Jakarta) nanti akan mengolah dari apa yang kita dapat di lapangan. Kami kumpulkan semuanya, sehingga harapan kami nanti akan melengkapi dari apa yang sudah kita peroleh di Surabaya," tukasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru