Pengurus Ponpes Bahrul Maghfiroh, Sunavip Ra Indrata.(Foto: Tristania Dyah/malangtimes)
Pengurus Ponpes Bahrul Maghfiroh, Sunavip Ra Indrata.(Foto: Tristania Dyah/malangtimes)

MALANGTIMES - Panti rehabilitasi sosial korban Napza yang dibangun berdampingan dengan Ponpes Bahrul Maghfiroh, memiliki metode sendiri untuk menyembuhkan pasiennya nanti.

Salah satu pengurus Ponpes Bahrul Maghfiroh, Sunavip Ra Indrata menjelaskan bahwa panti rehabilitas tersebut akan menggunakan dua metode dalam proses rehabilitasi. Yakni metode medis dan spiritual.

"Medis tentu dengan bantuan dokter dan obat-obatan. Sedangkan spiritual dibantu dengan doa-doa dari para kiai dan ulama disini. Ini dirasa mampu untuk memaksimalkan penyembuhan pasien," jelas pria yang akrab dipanggil Indra itu, Jumat (8/1/2016).

Indra juga menegaskan, bahwa dalam proses rehabilitasi, Ponpes Bahrul Maghfiroh, tidak akan menggunakan cara-cara kekerasan. Seperti direbus, direndam atau cara-cara kasar lainnya.

Dia pun memastikan bahwa pasien nantinya, akan menjalani proses rehabilitasi dengan nyaman hingga ia sembuh dan terlepas dari jeratan narkoba. (*)