Malangtimes

Hindari Kekosongan 5 Kades di Kota Batu, Pemkot Majukan Pelantikkan Kades Terpilih

Oct 05, 2022 17:56
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menyoblos dibilik kotak suara. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menyoblos dibilik kotak suara. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES- Pemkot Batu memajukan pelantikan kepala desa terpilih pada lima desa di Kecamatan Batu dan Bumiaji, Kota Batu. Rencananya pelantikan bakal berlangsung pada 10 Oktober 2022 mendatang.

Sedangkan rencana awal pelatikan dilakukan pada 11 Oktober. Dengan demikian maju satu hari dari jadwal yang ditentukan awal. Dimajukannya jadwal pelantikan inu lantaran masa jabatan di lima desa yang berakhir pada 11 Oktober. “Kami ajukan pelantikannya karena masa jabatan lima kepala desa berakhir di 11 Oktober,” ucap Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, Rabu 5/10/2022).

Dengan dipercepatnya pelantikan tersebut untuk menghindari ada kekosongan jabatan. Selain itu pelantikan dimajukan agar jadwal serah terima jabatan kepada Kepala Desa lama kepada Kepala Desa terpilih tidak perlu digantikan oleh Pj Kepala Desa.

Sehingga pada tanggal 10 Oktober dilakukan pelantikan, kemudian tanggal 11 Oktober dilakukan sertijab. “Kalau pelantikan tetap dilakukan pada tanggal 11 Oktober, maka sertijab dilakukan tanggal 12 Oktober. Dengan kekosongan kursi kepala desa sehari, maka harus dilakukan pelantikan Pj. Artinya waktu Pj sangat singkat,” terang Punjul.

Pilkades di lima desa itu yakni Desa Sumber Brantas, Desa Sumbergondo, Desa Bulukerto, Desa Pandanrejo, dan Desa Pesanggrahan. Sebelumnya ada 3 petahana yang kembali mencalonkan diri, tetapi hanya 2 petahana yang berhasil merebut kembali posisinya.

Dua petahana ini adalah Imam Wahyudi dari Desa Pesanggrahan dan Abdul Manan di Desa Pandanrejo. Imam Wahyudi berhasil mendapatkan 2.799 suara dan mengalahkan Moestari yang mendapatkan 2.528 suara atau hanya selisih 271 suara.

Sementara Abdul Manan berhasil mengumpulkan 2.242 suara, selisih 1.165 suara dari lawan terberatnya Sukisyanto yang mendapatkan 1.077 suara. Sedangkan satu petahana yang tidak bisa lagi menjadi kepala desa adalah Suwantoro dari Desa Bulukerto.

Kini Desa Bulukerto bakal dipimpin oleh Suhermawan yang berhasil mengumpulkan 2.021 suara. Jumlah itu terpaut tipis dengan petahana Suwantoro yang memperoleh suara 2.011, beda tipis 11 suara.

Lalu yang berhasil memenangkan suara hati warga Desa Sumber Brantas adalah Saniman. Saniman berhasil mendapatkan suara cukup tinggi yakni 1.974, jika dibandingkan lawannya, Suwito yang hanya mengumpulkan 894 suara.

Sementara di Desa Sumbergondo, suara terbanyak berhasil diraih Hadi Purwanto yang mendapatkan suara cukup tinggi yakni 1.578 suara. Sementara lawan di bawahnya hanya berhasil mengumpulkan 907 suara, yakni Yoyok Pudji.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru