Malangtimes

Ketua Panpel Arema Abdul Haris Dihukum Larangan Aktif di Persepakbolaan Indonesia Seumur Hidup

Oct 04, 2022 17:14
Kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing menghukum Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Arema FC Abdul Haris larangan aktif di lingkungan persepakbolaan seumur hidup. Hal itu atas kelalaian yang dibuat saat Arema FC menghadapi Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) yang berujung tragedi Kanjuruhan.

Erwin Tobing menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga  kesalahan yang dilakukan oleh panpel Arema FC.  Pertama kelalain dari panpel badan penyelenggara atau klub. Kemudian kelalaian dari Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dan yang ketiga kesalahan dari security officer atau match steward.

“Abdul Haris tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup,” kata Erwin Tobing, Selasa (4/10/2022).

Menurut Erwin, Abdul Haris adalah orang yang bertanggung jawab atas kelancaran penyelenggaraan pertandingan. Tapi dia dinilai gagal mengantisipasi adanya kemungkinan yang akan terjadi dalam pertandingan. Salah satunya kelalaian membuka  pintu di gate stadion.

“Abdul Haris bertanggung jawab kelancaran event besar ini. Dia harus bisa antisipasi kemungkinannyg terjadi. Gagal antisipasi kerumunan orang datang, padahal punya steward,” beber Erwin.

“Ada hal yang harus disiapkan. Pintu seharusnya dibuka tapi ditutup. Kekurangan ini jadi perhatian kami. Penerangan juga masuk catatan kami,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru