Malangtimes

PPP Masih Konsolidasikan Nama Capres, Lebih Fokus Penguatan Kader untuk Bacaleg

Oct 04, 2022 16:07
Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi (tengah baju hitam) saat berada di rumah duka korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Senin (3/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi (tengah baju hitam) saat berada di rumah duka korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Senin (3/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih akan mengonsolidasikan secara internal terkait nama calon presiden (capres) yang akan diusung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arwani Thomafi ketika bertakziah ke rumah duka korban tragedi di Stadion Kanjuruhan yang juga merupakan kader DPC PPP Kota Malang. 

Disinggung mengenai rencana PPP yang akan mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden, Arwani menolak untuk menanggapi. Dirinya akan fokus pada proses rekrutmen bakal calon anggota legislatif, baik di daerah maupun di pusat. 

"Di internal kami sedang mengonsolidasikan seluruh kekuatan partai untuk kesiapan melaksanakan tahapan rekrutmen dan juga operasionalisasikan kerja-kerja bakal caleg kita," ungkap Arwani kepada JatimTIMES.com. 

Politisi yang dulunya aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menegaskan,  dalam waktu dekat DPP PPP masih belum akan mengumumkan nama calon presiden maupun calon wakil presiden untuk Pemilu 2024 mendatang.

"Belum, belum. Saat ini kita sedang fokus pada penugasan bakal caleg di daerah-daerah," ujar Arwani.  

Lebih lanjut, politisi yang merupakan anggota Komisi I DPR RI ini mengatakan bahwa pihaknya meyakini PPP dapat merebut kembali kursi-kursi di DPR  yang sebelumnya diraih oleh PPP. 

"Kita optimistis bisa kembali merebut kursi-kursi yang di 2014 itu 39. Kalau di pemilu sebelumnya (2009) 58. Harapan kita mencapai angka 50 sekian itu," terang Arwani. 

Sementara itu, disinggung mengenai kondisi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari PPP,  Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Amanat Nasional (PAN), Arwani mengatakan saat ini masing-masing partai politik (parpol) sedang melakukan proses konsolidasi di internal masing-masing parpol. 

"Masing-masing di internal partai sedang mengonsolidasikan untuk proses selanjutnya. Nanti ada capture selanjutnya, ada tahapan berikutnya yang tentu masing-masing partai politik yang tergabung dalam koalisi itu untuk membahas tahapan berikutnya," pungkas Arwani. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru