Malangtimes

Direktur PT LIB hingga Ketua PSSI Jatim Tak Luput dari Pemeriksaan Tim Investigasi, Ini Tanggapan Menpora

Oct 03, 2022 20:21
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali saat sesi door stop di Halaman Loby Utama Polres Malang. (Foto : Ashaq Lupito / Jatim TIMES) 
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali saat sesi door stop di Halaman Loby Utama Polres Malang. (Foto : Ashaq Lupito / Jatim TIMES) 

JATIMTIMES - Selain mengorek keterangan dari 18 anggota Polri, Tim Investigasi bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikabarkan juga turut menggali keterangan dari berbagai pihak terkait. Diantaranya meliputi Direktur Liga Indonesia Baru (LIB), Ketua PSSI Jawa Timur (Jatim), panpel Arema hingga Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Kadispora) Jatim.

"Pada hari ini tim investigasi Polri dari Bareskrim akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Antara lain dari Direktur LIB, Ketua PSSI Jatim, Ketua Panitia Penyelenggara dari Arema, Kadispora Provinsi Jatim yang akan dimintai keterangannya oleh tim penyidik hari ini," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat sesi jumpa pers di Halaman Loby Utama Polres Malang, Senin (3/10/2022).

Terpisah, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengaku bakal mendukung kinerja Tim Investigasi. Termasuk dengan adanya sederet pihak yang sudah atau bakal dimintai keterangan.

"Saya kira Polri menjalankan tugas mereka secara profesional, transparan dan semuanya bisa memantau," ucapnya saat ditemui awak media disela agenda koordinasi dengan Tim Investigasi di Polres Malang.

Zainudin berharap, dengan adanya sederet saksi yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan tersebut, fakta lain dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan bisa segera terungkap. "Jadi saya sebagai bagian dari yang ditugaskan oleh Pak Presiden untuk bisa menyelesaikan (kejadian ini) secara serius dan tuntas," paparnya.

Selain fokus pada penanganan paska adanya kericuhan, Zainudin juga memilih untuk fokus menangani para korban yang terimbas akibat adanya insiden di Stadion Kanjuruhan. "Tentu kita juga mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan Polri. Tapi saya tentu lebih banyak kepada bagaimana dengan korban," tukasnya.

Sebagaimana yang sudah diberitakan, dalam tragedi Stadion Kanjuruhan menelan korban sebanyak 450 orang. Rinciannya 125 orang dinyatakan meninggal dunia sedangkan sisanya mengalami luka-luka. Penjabarannya, sebanyak 21 orang mengalami luka berat, kemudian korban yang mengalami luka ringan ada 304 orang.

Sementara itu, guna mengungkap penyebab tragedi di Stadion Kanjuruhan termasuk adanya penembakan gas air mata, Tim Investigasi telah mengorek keterangan dari 18 anggota polisi. Yakni mulai dari Perwira hingga Perwira Menengah (Pamen).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru