Malangtimes

Menko Muhadjir Effendy sebut Total Korban dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan 448 Orang, Meninggal 125 orang

Oct 03, 2022 17:15
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy (tengah bertopi) saat memberikan sambutan di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (3/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy (tengah bertopi) saat memberikan sambutan di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (3/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy menyebut, jumlah total korban dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu berjumlah 448 orang. 

Hal itu disampaikan Menko Muhadjir usai menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan kepada pihak keluarga korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 

"Tadi malam sudah kita verifikasi itu jumlah korban 448. Dari 448 itu yang luka ringan 302, kemudian yang luka berat 21 dan yang meninggal 125 orang. Jadi sampai hari ini data itu masih, belum ada perubahan," tegas Muhadjir kepada awak media, Senin (3/10/2022). 

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menjelaskan, bahwa untuk kondisi asing berat yang dialami korban tragedi Stadion Kanjuruhan yakni cidera pada otak. Yakni cidera otak mikro dan cidera otak makro atau lebih berat. 

"Kemudian yang lain terutama fraktur (patah tulang) di bagian dada, ada masalah dengan paru-paru, jantung," kata Muhadjir. 

Pejabat publik yang dulunya juga seorang aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini juga telah memastikan bahwa seluruh penanganan terhadap korban sudah sesuai dengan standar operasional prosedur. 

"Jadi kalau dari rumah sakit asal itu kondisinya berat, terus segera dialihkan ke rumah sakit rujukan yaitu RSSA. Dan kemarin sudah saya lihat, penanganannya sudah sangat baik, mudah-mudahan tidak ada lagi yang patah," terang Muhadjir. 

Pihaknya menuturkan, meskipun penanganan terhadap para korban dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan terus dilakukan, pihaknya berharap agar jumlah korban tidak bertambah. Selain itu, untuk yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit, semoga segera diberikan kesembuhan. 

Muhadjir juga sempat berkomunikasi langsung dengan pihak keluarga korban. Dari hasil komunikasi tersebut, semua keluarga korban meminta agar tragedi Stadion Kanjuruhan dapat ditangani dengan baik. Selain itu, mayoritas keluarga korban yang ia temui telah mengikhlaskan para korban yang meninggal dunia. 

"Ini sudah ketentuan dari Tuhan saya tinggal memberikan semacam saran atau persuasi agar bisa menerima kenyataan. Tapi rata-rata mereka ikhlas, mudah-mudahan ini tidak berkepanjangan," pungkas Muhadjir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru