Malangtimes

Kemensos RI Berikan Rp 15 Juta kepada 125 Ahli Waris Korban Tragedi Kanjuruhan

Oct 03, 2022 16:14
Menteri Sosial Tri Rismaharini (baju putih) saat menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial didampingi Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto di Kantor Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Menteri Sosial Tri Rismaharini (baju putih) saat menyerahkan bantuan dari Kementerian Sosial didampingi Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto di Kantor Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan sosial kemanusiaan kepada 125 ahli waris korban tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Penyerahan bantuan terpusat di beberapa titik kantor kecamatan di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Malang. Di antaranya Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kecamatan Klojen, Kecamatan Singosari, Kecamatan Tajinan, Kecamatan Tirtoyudo, Kecamatan Gondanglegi, Kecamatan Sumberpucung, dan Kecamatan Kepanjen. 

Dari pantauan JatimTIMES, masing-masing perwakilan ahli waris mendapatkan bantuan dari Kemensos  berupa uang tunai  Rp 15 juta, satu paket sembako berisi beras lima kilogram, minyak dua liter, kecap, saus sambal, susu kental manis, biskuit, sarden, kopi, dan teh. 

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy serta Menteri Sosial Tri Rismaharini. 

Mensos RI Tri Rismaharini bersama Wali Kota Malang Sutiaji.

Menko Muhadjir mengatakan, penyerahan bantuan kemanusiaan ini merupakan bentuk perhatian dan empati dari pemerintah terhadap musibah yang dialami oleh keluarga korban tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

"Sebagai pribadi, saya ikut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Mudah-mudahan bapak dan ibu semuanya diberi kesabaran dan keikhlasan," ujar Muhadjir saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan keluarga korban di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Senin (3/10/2022). 

Sementara itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan bahwa tragedi di Stadion Kanjuruhan dua hari yang lalu merupakan l bencana sosial nasional yang juga perlu penanganan  Kemensos. 

Maka, Kemensos hadir sebagai perwakilan pemerintah untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada 125 perwakilan keluarga korban tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

Mensos RI Tri Rismaharini.

Mantan wali kota Surabaya ini menjelaskan, bantuan kemanusiaan yang diberikan  Rp 15 juta dan paket sembako untuk masing-masing korban. 

"Kalau korbannya dalam satu keluarga ada dua, kami juga berikan dua. Begitu. Kalau ada tiga, ya kita berikan tiga. Standarnya begitu. Kita berikan ini, kemudian, kita berikan sembako," jelas Risma. 

Selain itu, saat tragedi di Stadion Kanjuruhan terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu, Kemensos juga telah bergerak membantu evakuasi korban melalui Pelopor Perdamaian (Pordam) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana). Dilanjutkan dengan pendataan ahli waris korban meninggal. 

Melalui unit pelaksana teknis (UPT) milik Kemensos di seluruh indonesia juga hingga hari ini melakukan layanan dukungan psikososial bagi keluarga korban meninggal dunia. Selain itu, dukungan bagi keluarga korban luka ringan maupun luka berat baik yang ada di rumah sakit maupun yang ada di rumah duka juga diberikan. 

Lebih lanjut, Kemensos RI melalui tenaga pendamping program keluarga harapan (PKH) juga mendata ahli waris yang memiliki komponen ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia maupun disabilitas untuk bisa dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai basis data penerima bantuan sosial. 

"Tapi, ada yang khusus-khusus, seperti tadi bapaknya yang meninggal, kemudian anaknya masih sekolah, itu kita tangani khusus. Tadi, ada yang kuliah, tinggal beberapa semester, itu kita tangani khusus. Jadi, yang seperti itu, case-nya kita tangani khusus," tandas Mensos Risma. 

Sebagai informasi, dalam penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut, turut hadir Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno, Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, dan Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi. 

Selain itu, hadir pula Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Program Kementerian Suhadi Lili, Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa Don Rozano Sigit, Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung Rachmat Koesnadi dan Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur I Ketut Supena. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru