Malangtimes

Momen Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan Ketika Berpelukan dengan Menko Muhadjir

Oct 03, 2022 14:07
Momen saat Wiyono (baju abu-abu) merangkul Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy sesaat sebelum jatuh pingsan di lobi Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (3/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Momen saat Wiyono (baju abu-abu) merangkul Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy sesaat sebelum jatuh pingsan di lobi Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (3/10/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Seorang laki-laki bernama Wiyono (52) warga Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru yang merupakan orang tua korban tragedi di Stadion Kanjuruhan bernama Vera Puspita Ayu (22) jatuh pingsan ketika berpelukan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 

Dalam pantauan JatimTIMES.com, momen jatuh pingsannya Wiyono, ketika Menko Muhadjir mendatanginya untuk memberikan bantuan kemanusiaan paket sembako dan uang tunai sebesar Rp 15 juta dari Kementerian Sosial RI. 

Ketika itu, sekitar pukul 10.32 WIB, Wiyono yang semula duduk di kursi berwarna merah di lobi Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang tersebut, kemudian berdiri menyambut kedatangan Menko Muhadjir sambil memeluk dan menangis sesenggukan.  

Pada saat itulah, Wiyono tak kuasa menahan tangis atas kepergian putrinya dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan. Kemudian, Wiyono jatuh pingsan tergeletak di lantai. 

Saat itu Menko Muhadjir, Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sri Untari, Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto bersama-sama membantu evakuasi Wiyono. 

"Medis, medis, mana medis. Di sini ada sofa? Kalau nggak ada ditaruh sini (kursi) dulu saja," ujar Menteri Sosial RI Tri Rismaharini yang terlihat panik, Senin (3/10/2022). 

Lalu Wiyono dievakuasi menuju kursi di lobi Kantor Kecamatan Lowokwaru dan untuk penanganan sementara dioleskan minyak kayu putih pada hidungnya. 

Tidak menunggu lama, petugas kesehatan dari Rumah Sehat Baznas Kota Malang serta Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kota Malang memberikan penanganan darurat terhadap Wiyono. 

Sekitar pukul 10.38 WIB Wiyono mulai sadar dan akhirnya menerima bantuan secara simbolis berupa uang tunai dari Kementerian Sosial Rp 15 juta, satu paket sembako dan uang tunai sebesar Rp 10 juta dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, serta Rp 5 juta dari Bank Jatim Cabang Malang. 

Sebagai informasi, pihak Kementerian Sosial RI menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 12 perwakilan keluarga korban tragedi di Stadion Kanjuruhan di lobi Kantor Kecamatan Lowokwaru. 

Bersamaan dengan itu, pihak Pemkot Malang juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 10 juta dan dari Bank Jatim Cabang sebesar Rp 5 juta. Selain itu, pihak Pemkot Malang berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk penanganan trauma healing terhadap keluarga korban. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru